0
Thumbs Up
Thumbs Down

Mau Cuan? Ini Tips dari Perusahaan Investasi Milik Hary Tanoe

wartaekonomi
wartaekonomi - Wed, 12 Feb 2020 16:46
Dilihat: 26
Jakarta

MNC Sekuritas menyatakan bahwa perkembangan pasar modal Indonesia tahun 2020 masih dihadapkan ketidakpastian global dan domestik. Penyebaran virus korona menimbulkan kekhawatiran yang berdampak pada perlambatan aktivitas ekonomi dunia. Selain itu, efek domino isu gagal bayar pada beberapa lembaga keuangan dan pasar modal Indonesia menjadi faktor dominan yang mendorong penurunan Indeks dan likuditas.

Head of Institutional Research MNC Sekuritas Thendra Crisnanda menuturkan, penurunan IHSG yang signifikan akhir-akhir ini dapat menjadi momentum bagi investor untuk kembali mengakumulasi saham-saham yang berfundamental baik dan menawarkan dividen menarik.

"Sektor konsumsi, perbankan, telekomunikasi dan pertambangan emas masih menjadi pilihan sektoral yang menarik di tahun 2020,"ujarnya, di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Baca Juga: Kata Hary Tanoe Soal Virus Corona yang Gerogoti Pasar Modal

MNC Sekuritas pun merekomendasikan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRl), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Merdeka Cooper Gold Tbk (MDKA) dan PT Indotambang Megah Raya Tbk (lTMG).

Ia memperkirakan IHSG dapat bertumbuh secara moderat ke ievei 6.371 dengan tingkat probabilitas sebesar 45 persen hingga pertengahan tahun 2020. "Sementara skenario pesimistis IHSG pada level 5.601 apabiia belum ada kepastian atas penyelesaian isu domestik," jelas Thendra Crisnanda.

Baca Juga: MNC Sekuritas Gelar Investor Gathering 2020 Tangkis Domino Effect of Painball

Sementara itu, Head of Retail Research MNC Sekuritas Edwin Sebayang merekomendasikan para investor untuk melakukan pembelian secara bertahap "Sementara trader dapat menerapkan strategi swing trade 0,5 persen - 2 persen untuk mendapatkan keuntungan," kata Edwin Sebayang.

Di sisi lain, Head of Fixed Income MNC Sekuritas I Made Adi Saputra memperkirakan pasar obligasi di tahun 2020 masih akan memberikan imbal hasil positif kepada investor didukung ekspektasi suku bunga acuan Bank Sentral Amerika the Fed yang tidak berubah hingga akhir 2020, serta sinyal pertumbuhan ekonomi domestik yang cenderung melandai sehingga membuka peluang kembali turunnya suku bunga acuan.

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani


Foto: Indrianto Eko Suwarso

Sumber: wartaekonomi

Mau Cuan? Ini Tips dari Perusahaan Investasi Milik Hary Tanoe

Mau Cuan? Ini Tips dari Perusahaan Investasi Milik Hary Tanoe

Mau Cuan? Ini Tips dari Perusahaan Investasi Milik Hary Tanoe

Mau Cuan? Ini Tips dari Perusahaan Investasi Milik Hary Tanoe

Mau Cuan? Ini Tips dari Perusahaan Investasi Milik Hary Tanoe

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya