0
Thumbs Up
Thumbs Down

Masuk Keluar Rumahnya, Ibu dan Anak Harus Panjat Tembok 2,5 Meter. Ini Penyebabnya

Antvklik
Antvklik - Tue, 25 Jun 2019 17:27
Dilihat: 157
Masuk Keluar Rumahnya, Ibu dan Anak Harus Panjat Tembok 2,5 Meter. Ini PenyebabnyaSeorang ibu dan anaknya di Jember, Jawa Timur, harus memanjat tembok setinggi sekitar 2,5 meter karena akses jalan masuk ke rumahnya, ditutup pagar dan digembok.

newsplus.antvklik.com - Senima (45) bersama Firman (12) terpaksa harus menggunakan tangga untuk memanjat tembok setinggi sekitar 2,5 meter, agar dapat keluar masuk rumahnya di Jalan Imam Bonjol, Jember, Jawa Timur.

Ibu bersama anaknya ini, tidak dapat bebas keluar masuk rumahnya dikarenakan akses jalannya, telah dipagar dan digembok oleh seorang warga bernama Ali Mustofa yang menanggap akses jalan dan lahan tempat berdiri rumah Senima, adalah miliknya.

Tak hanya itu, di pagar juga terpasang spanduk yang menyebutkan larangan masuk bagi siapa pun ke dalam tanahnya. Jika ada yang ketahuan melanggarnya maka, Ali akan melaporkan ke Polisi.

Spanduk larangan.[/caption]

Senima menceritakan penutupan akses jalan rumahnya terjadi sejak suaminya meninggal dunia dua tahun. Padahal Almarhum suaminya, sudah membeli tanah tersebut, dengan seorang warga setempat bernama Sakur. Dirinya tak menerima bukti atau kwitansi jual beli tanah dikarenakan mereka berdua sahabat.

"Belinya ke Sakur. Dibangun (saat itu) karena tanah kosong. Kurang ngerti harganya berapa, suami saya yang beli. Suami saya nggak banyak omong. Berapa dulu bapak beli. Jawab suami, sudah diam, yang penting kita punya tempat," ujarnya.

Ia melanjutkan kisah getirnya, saat suaminya meninggal dunia, Sakur pun menjual tanah tersebut kepada Ali Mustofa. Merasa memiliki, Ali membangun kos-kosan di atas tanah yang dibeli oleh Almarhum suami Senima. Bahkan kunci pintu rumah Senima dirusak, sehingga harus masuk ke dalam rumahnya melalui jendela.

"Sampai Pak RT, Pak Kepala Kampung sudah, semuanya sudah tapi nggak bisa (selesaikan masalah). Saya sempat diusir sama Ali dua kali (saat ke rumahnya). Alasannya, rumah harus saya kosongkan. Pindah ke mana, saya nggak mampu beli," katanya.

Kisah pahit wanita yang kesehariannya berprofesi sebagai pembantu rumah tangga ini, membuat majikan Senima merasa iba. Terkadang memberi tumpangan tidur kepada mereka.

Senima berharap bisa berakstifitas di rumahnya sendiri seperti sedia kala. Ia mau meninggalkan rumahnya jika Ali Mustofa memberikan ganti rugi kepadanya.

Sementara saat Ali Mustofa dikonfirmasi oleh tim liputan ANTV di rumahnya, ia menolak memberikan komentar perihal tersebut.

(Sinto Sofiadin | Jember)

Sumber: Antvklik

Masuk Keluar Rumahnya, Ibu dan Anak Harus Panjat Tembok 2,5 Meter. Ini Penyebabnya

Masuk Keluar Rumahnya, Ibu dan Anak Harus Panjat Tembok 2,5 Meter. Ini Penyebabnya

Masuk Keluar Rumahnya, Ibu dan Anak Harus Panjat Tembok 2,5 Meter. Ini Penyebabnya

Masuk Keluar Rumahnya, Ibu dan Anak Harus Panjat Tembok 2,5 Meter. Ini Penyebabnya

Masuk Keluar Rumahnya, Ibu dan Anak Harus Panjat Tembok 2,5 Meter. Ini Penyebabnya

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya