0
Thumbs Up
Thumbs Down

Masjid di Jepara Tak Gunakan Pengeras Suara untuk Hormati Nyepi

SeleBuzz
SeleBuzz - Sun, 18 Mar 2018 06:10
Dilihat: 934

selebuzz.co.id -Masjid di Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, tidak menggunakan pengeras suara dalam mengumandangkan azan demi menghormati umat Hindu yang sedang menjalankan perayaan Mecaru atau Tawur Agung, Jumat 16 Maret 2018.

Perayaan Mecaru di Pura Puser Bumi desa setempat merupakan rangkaian ritual sebelum memasuki Hari Raya Nyepi yang jatuh pada hari Sabtu 17 Maret 2018.
Kemadi, Marbut Masjid At Taqwa Desa Plajan di Jepara, mengaku pelaksanaan Jumatan memang tidak menggunakan pengeras suara.

Sebelum pelaksanaan salat jumat, katanya, sering terdengar lantunan ayat suci Alquran karena hari itu 16 Maret 2018 bersamaan dengan perayaan Mecaru dari umat Hindu, pengeras suara tidak digunakan.
Penghormatan terhadap umat Hindu, menurut Kemadi, tidak hanya di Masjid At Taqwa yang kebetulan berdekatan dengan Pura Puser Bumi, melainkan masjid maupun musala lain di Desa Plajan juga melakukan hal serupa.
Dengan tidak menggunakan pengeras suara saat azan, katanya, bertujuan agar tidak mengganggu pelaksanaan nyepi.
Selain itu, seluruh masyarakat yang ada di Desa Plajan juga diimbau agar menjaga situasi wilayah tetap kondusif dan tidak muncul suara gaduh, termasuk tidak menghidupkan suara musik atau menggeber kendaraan bermotor.

Penghormatan terhadap umat Hindu dengan tidak menggunakan pengeras suara, katanya, dilakukan hingga Minggu 18 Maret 2018 dini hari karena pada saat itu umat Hindu yang ada di lingkungan tersebut sedang menjalankan Caturbrata Penyepian.
Umat Hindu, lanjut dia, ketika umat Islam menggelar perayaan Lebaran juga memberikan penghormatan dengan menjaga tempat peribadatan.
Sebelumnya, kata dia, Pemerintah Desa Plajan juga memberikan imbauan untuk menghormati Hari Raya Nyepi.
Tanpa ada imbauan sekalipun, katanya, warga sudah mengetahui langkah yang harus diambil saat umat Hindu merayakan Nyepi."Warga juga tetap ronda untuk menjaga keamanan selama Nyepi," ujarnya.
Jumlah tempat ibadah di Desa Plajan, meliputi 14 masjid, 40 musala, empat pura, dan satu gereja.
Sementara jumlah pemeluk Agama Islam sekitar 7.515 orang, Hindu sebanyak 435 orang, Kristen sebanyak 55 orang dan Budha empat orang.
Pelaksanaan Mecaru dimulai sejak Jumat 16 Maret 2018 pukul 09.00 WIB yang dipusatkan di Pura Puser Bumi dan dihadiri umat Hindu dari berbagai daerah di Jepara.
Ketua Panitia Mecaru Ngarbiyanto mengungkapkan peserta upacara mecaru sekitar 500 umat Hindu se-Kabupaten Jepara.
Adapun tujuan mecaru, yakni untuk membersihkan sekaligus mempersiapkan diri menjelang Perayaan Nyepi.
Ritual yang dilakukan, yakni membersihkan buana agung dan buana alit atau sebagai simbol membersihkan semesta dan diri para jemaat sebagai manusia.


(end)

Sumber: SeleBuzz

Masjid di Jepara Tak Gunakan Pengeras Suara untuk Hormati Nyepi

Masjid di Jepara Tak Gunakan Pengeras Suara untuk Hormati Nyepi

Masjid di Jepara Tak Gunakan Pengeras Suara untuk Hormati Nyepi

Masjid di Jepara Tak Gunakan Pengeras Suara untuk Hormati Nyepi

Masjid di Jepara Tak Gunakan Pengeras Suara untuk Hormati Nyepi

  
Berita Trending Artis & Selebriti
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya