0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ma'ruf Amin Ingin Program Pencegahan Stunting Antarlembaga Terintegrasi

okezone
okezone - Wed, 21 Oct 2020 14:15
Dilihat: 55
Ma'ruf Amin Ingin Program Pencegahan Stunting Antarlembaga Terintegrasi

JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, pihak yang terlibat dalam program pencegahan stunting sangat banyak, mulai dari kementerian/lembaga (K/L), pemerintah daerah hingga pemerintah desa. Banyaknya pihak yang terlibat menyebabkan program tersebut kurang tepat sasaran. Karenanya integrasi program antarlembaga harus dilakukan.

Hal tersebut dikatakan Ma'ruf dalam Rapat Koordinasi Teknis Nasional Percepatan Pencegahan Stunting yang diselenggarakan Kemensetneg secara virtual, Rabu (21/10/2020).

"Sudah banyak program dan kegiatan yang dibiayai oleh berbagai sumber anggaran untuk pencegahan stunting yang ditujukan untuk satu daerah bahkan sampai tingkatan desa, akan tetapi yang menjadi tantangan adalah bagimana memastikan seluruh program yang alokasi anggarannya berasal dari K/L, pemda, maupun sumber lainnya, dapat secara terintegrasi sampai di wilayah sasaran," ucapnya.

Baca juga:

Wapres Ma'ruf Minta Kepala Daerah Jadikan Pencegahan Stunting Prioritas Pembangunan

Wapres Ma'ruf Amin: Jangan Sampai Pandemi Menambah Jumlah Anak Stunting

Ma'ruf menuturkan, pencegahan stunting dapat dilakukan melalui dua cara. Pertama, intervensi gizi spesifik. Kedua, intervensi gizi sensitif. Intervensi model pertama adalah penanganan yang berhubungan dengan peningkatan gizi dan kesehatan. Sedangkan intervensi model kedua adalah penanganan melalui komponen pendukung seperti penyediaan air bersih dan sanitasi.

"Menurut berbagai literatur, intervensi gizi sensitif ini justru memiliki peran lebih besar sekitar 70 persen dalam upaya penurunan stunting. Pencegahan stunting harus dilakukan dengan intervensi gizi spesifik dan sensitif dalam 1.000 hari pertama kehidupan. Periode ini sangat penting karena semua organ tubuh dibentuk, tumbuh dan berkembang, pemenuhan gizi pada periode ini sangat penting dalam memastikan pertumbuhan dan perkembangan anak," tuturnya.

Ma'ruf mengungkapkan, sering kali satu wilayah hanya menerima satu program intervensi terkait pencegahan stunting. Padahal supaya lebih komprehensif dibutuhkan dua program intervensi sekaligus. Hal ini disebabkan karena banyaknya lembaga yang menangani pencegahan stunting sehingga mereka tak sinkron.


"Sering kali satu desa atau wilayah menerima satu program dari satu kementeriann yang fokus pada intervensi gizi spesifik, tapi tidak menerima program dari kementerian lainnya yang fokus pada intrvensi gizi sensitif," jelasnya.

Sumber: okezone

Ma'ruf Amin Ingin Program Pencegahan Stunting Antarlembaga Terintegrasi

Ma'ruf Amin Ingin Program Pencegahan Stunting Antarlembaga Terintegrasi

Ma'ruf Amin Ingin Program Pencegahan Stunting Antarlembaga Terintegrasi

Ma'ruf Amin Ingin Program Pencegahan Stunting Antarlembaga Terintegrasi

Ma'ruf Amin Ingin Program Pencegahan Stunting Antarlembaga Terintegrasi

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
harian pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya