0
Thumbs Up
Thumbs Down

Mahmud Sulthon Aulia, pahlawan di Hari Guru

inipasti
inipasti - Tue, 26 Nov 2019 14:18
Dilihat: 38
Mahmud Sulthon Aulia, pahlawan di Hari Guru

INIPASTI.COM, BOJONEGORO - Seorang siswa SMA Negeri 1 Padangan, Bojonegoro memanjat tiang bendera untuk memasang tali pengait bendera yang lepas. Kejadian ini bertepatan saat upacara Hari Guru. Video itu kini viral di media sosial Facebook dan aplikasi percakapan WhatsApp.

Nama Mahmud Sulthon Aulia menjadi perbincangan setelah video aksinya viral di media sosial. Ia mengaku jiwanya terpanggil saat melihat tali bendera lepas.

"Melihat tali bendera itu jatuh, hati ini rasanya langsung ingin bantu seketika itu. Saya langsung lari ke depan dan copot sepatu dan berusaha naik ke tiang setinggi 17 meter sambil gigit tali. Jujur yadeg-degrasanya pas naik," kata Mahmud kepadawartawan, Selasa (26/11/2019).

Menurut Mahmud, rasa khawatir dan deg-degan sempat menyelimuti saat ia memanjat tiang bendera. Namun, dorongan semangat dari para peserta upacara membuat ia semakin percaya diri menyelesaikan aksinya itu.

"Alhamdulillah sampai di pucuk tiang bendera dan langsung aku kaitkan tali, terus turun aku. Meski capek dan deg-degan rasanya, ada semangat dari peserta upacara, jadi rada hilang takutnya," imbuhnya.

Dalam video berdurasi sekitar 2 menit itu, tampak siswa tersebut dengan percaya diri memanjat tiang bendera. Tanpa diperintah oleh guru, ia langsung melepas sepatu dan memanjat sambil menggigit pengait bendera yang lepas.

"Iya kemarin itu kejadiannya pas upacara Hari Guru, ramai di media sosialWA groupjuga. Patut kita apresiasi anak didik ini, karena keberaniannya, apalagi tanpa diminta dan diperintah Bapak-Ibu Guru," ucap salah satu guru di Bojonegoro, Aris, kepadawartawan, Selasa (26/11/2019).

Siswa SMA Negeri 1 Padangan itu ternyata punya keahlian memanjat pohon. Jadi, saat melihat tali bendera lepas, ia langsung terpanggil untuk memasangnya kembali dengan cara memanjat tiang bendera.

Terlepas dari aksi heroiknya memanjat tiang bendera, Mahmud merupakan siswa dari keluarga kurang mampu. Ia merupakan anak keempat dari delapan bersaudara. Bapaknya bernama Zainudin dan ibunya Suparti. Ia tinggal di Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, Bojonegoro.

Setiap hari kedua orang tuanya bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Mereka berjualan sosis goreng dan mie gulung dari satu SD ke SD lainnya. Sedangkan saat sore menjelang, mereka pindah ke Taman Pendidikan Alquran di kampungnya.

"Saya anak keempat dari delapan bersaudara. Bapak tiap hari jualan keliling di sekolah-sekolah SD, sosis goreng biasanya, juga mi gulung. Ibu jugagitu, jadi kadang gantian jualannya," lanjutnya.

Mahmud ternyata punya keahlian memanjat pohon. Jadi saat melihat tali bendera lepas, ia langsung terpanggil untuk memasangnya kembali dengan cara memanjat tiang bendera. (bs/syakhruddin).

The post Mahmud Sulthon Aulia, pahlawan di Hari Guru appeared first on Inipasti.com.

Sumber: inipasti

Mahmud Sulthon Aulia, pahlawan di Hari Guru

Mahmud Sulthon Aulia, pahlawan di Hari Guru

Mahmud Sulthon Aulia, pahlawan di Hari Guru

Mahmud Sulthon Aulia, pahlawan di Hari Guru

Mahmud Sulthon Aulia, pahlawan di Hari Guru

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya