0
Thumbs Up
Thumbs Down

Lukas Enembe tak Hadiri Pemeriksaan

Republika Online
Republika Online - Tue, 27 Sep 2022 07:25
Dilihat: 48
Lukas Enembe tak Hadiri Pemeriksaan

JAKARTA -- Gubernur Papua Lukas Enembe tidak memenuhi panggilan kedua pemeriksaan yang disampaikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan alasan masih sakit pada Senin (26/9/2022). Namun, hal itu tidak disertai keterangan yang sah.

"Sampai dengan hari ini, KPK belum mendapatkan informasi yang sahih dari pihak dokter ataupun tenaga medis yang menerangkan kondisi saudara LE (Lukas Enembe) dimaksud," kata Juru Bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri di Jakarta, Senin.

Ali mengatakan, pihaknya menyayangkan sikap Lukas yang tidak menghadiri pemeriksaan tim penyidik KPK. Meski sebelumnya kuasa hukum Lukas telah menyampaikan rencana ketidakhadiran tersebut karena alasan kondisi kesehatan Lukas yang menurun.

"KPK berharap peran kuasa hukum seharusnya bisa menjadi perantara yang baik agar proses penanganan perkara berjalan efektif dan efisien," tegas Ali.

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengirimkan surat panggilan pemeriksaan kedua bagi Gubernur Papua, Lukas Enembe. Dia semestinya diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pada Senin (26/9/2022) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Namun, Lukas tidak hadir karena alasan masih sakit.

Adapun sebelumnya KPK juga sudah memanggil Lukas untuk diperiksa pada tanggal 12 September 2022 lalu. Namun, saat itu Lukas mengonfirmasi tidak dapat hadir.

Kuasa hukum Lukus Enembe, Stefanus Roy Rening mengungkapkan bahwa kliennya hingga kini masih sakit. Bahkan ia menyebut, Lukas juga menderita beberapa penyakit.

"Pak Lukas itu ada gejala ginjal, sakit ginjal, ada sakit jantung. Bocor jantung ya, dia itu jantungnya bocor dari kecil dan dia ada diabetes, tekanan darah tinggi," ungkap Stefanus di Kantor Perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua di Jakarta Selatan, Senin (26/9/2022).

"Sehingga, dokter selalu mengatakan, dia tidak boleh dalm underpressure. Kalau dia dalamm underpressure berarti dia tekanan darahnya naik," imbuh dia.

Stefanus pun khawatir kondisi kesehatan Lukas akan semakin menurun lantaran tidak dapat berobat ke Singapura. Apalagi, ucap dia, Lukas juga memiliki riwayat mengalami stroke sebanyak empat kali.

"Kita takutnya jangan karena dia punya riwayat 4x stroke, tekanan yang terlalu berat bisa membuat dia akan stroke kelima kali dan tujuan kita enggak tercapai, dia tidak bisa diperiksa," ujar dia.

"Kan tujuan kita mau diperiksa, kalau mau diperiksa kan orang harus sehat. Kalau orang tidak sehat, bagaimana mau diperiksa?" imbuhnya.


Berita Terkait
  • Judi Lukas Enembe di 3 Negara dan Perjalanan Luar Negeri
  • Paulus Waterpauw Somasi Kuasa Hukum Lukas Enembe
  • KPK Koordinasi dengan IDI Terkait Pemeriksaan Kesehatan Lukas Enembe
Berita Lainnya
  • Lukas Enembe tak Hadiri Pemeriksaan
  • Tim Bayangan Nadiem Didesak Penuhi Unsur Legal

Lukas Enembe tak Hadiri Pemeriksaan

Lukas Enembe tak Hadiri Pemeriksaan

Lukas Enembe tak Hadiri Pemeriksaan

Lukas Enembe tak Hadiri Pemeriksaan

Lukas Enembe tak Hadiri Pemeriksaan

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya