0
Thumbs Up
Thumbs Down

Lubang Galian Tambang Batu Bara di Kaltim Telan Korban ke-37, Ini Tuntutan JATAM

inipasti
inipasti - Sat, 22 Feb 2020 16:10
Dilihat: 20
Lubang Galian Tambang Batu Bara di Kaltim Telan Korban ke-37, Ini Tuntutan JATAM

INIPASTI.COM, SAMARINDA - Seorang pemuda bernama Bayu Setiawan (21) tenggelam di lokasi yang merupakan lubang sisa galian tambang batu bara PT. Cahaya Energi Mandiri (CEM) yang berlokasi di Samarinda Kalimantan Timur, Jumat (21/2/2020).

Menurut keterangan Koordinator Nasional Jaringan Advokasi Tambang (JATAM), Merah Johansyah Ismail dalam rilisnya yang disampaikan di media sosial, Sabtu (22/2/2020), tenggelamnya Bayu disaksikan oleh dua rekannya Muhammad Lutfi (19) dan Febri Sudarnanto (15).

Sekitar pukul 14.00 ketiga pemuda ini tiba di lokasi tambang PT.CEM melakukan kegiatan mancing menggunakan perahu. Pukul 18.25 ketiganya memutuskan untuk pulang, namun perahu yang mereka tumpangi tersangkut di batang pohon. Akhirnya mereka bertiga memutuskan berenang untuk menuju tepi "lubang tambang".

"Sekitar jarak 30 meter dari tepi, Muhammad Lutfi dan Bayu Setiawan mendadak lemas. Febri mencoba menolong keduanya dengan cara menarik tangan keduanya. Mendekati jarak 15 meter dari tepi tangan bayu terlepas," jelas Merah.

Menurut Merah, di lokasi sisa galian tambang tersebut tidak terlihat adanya papan informasi yang menjelaskan lokasi ini adalah wilayah yang berbahaya untuk dimasuki, tak ada pagar pembatas dan petugas jaga.

Tewasnya Bayu Setiawan, menurut Merah, menambah catatan kelam kasus lubang tambang yang terjadi di Kaltim, yang kini berjumlah 37 orang dengan sebagian besar anak-anak.

Tewasnya Bayu di "lubang tambang" PT.CEM bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya pada 23 Mei 2015, seorang anak bernama Ardi ditemukan tewas mengapung di tempat tersebut. Hingga kini kasus ini belum terselesaikan dan belum ada pelimpahan kasus ke pengadilan.

Terkait peristiwa ini JATAM menuntut Gubernur Kaltim, Isran Noor mengambil sikap tegas terhadap perusahaan dan jajarannya yang tidak melakukan pengawasan, tidak semata-mata menyalahkan orang tua korban.

JATAM menilai sikap kompromi gubernur selama ini tak bisa menyelesaikan masalah, dan tak bisa menghentikan jatuhnya korban tambahan dan di sisi lain juga semakin menambahkan kerusakan lingkungan.

JATAM kemudian menyampaikan sejumlah tuntutan kepada gubernur dan pihak terkait lainnya. Pertama, Jatam mendesak gubernur mencabut IUP PT. Cahaya Energi Mandiri yang telah melakukan pembiaran serta abai terhadap kewajibannya sebagai pemegang izin di mana seharusnya PT. CEM selaku pemegang IUP memprioritaskan keselamatan masyarakat sekitar.

Kedua, JATAM mendesak agar PT. CEM dipidanakan karena akibat kelalaiannya mengakibatkan hilangnya nyawa manusia serta tidak dilaksanakannya kewajiban pemulihan lingkungan baik reklamasi dan penutupan lubang tambang seperti yang di atur oleh UU No.4 Tahun 2009 dan PP No.78 tahun 2010 tentang Reklamasi dan pasca tambang.

Ketiga, JATAM mendesak kepada aparat penegak hukum untuk lebih transparan kepada publik dan melaporkan perkembangan penyelidikan dan penyidikan kasus lubang tambang kepada keluarga korban

Keempat, JATAM mendesak menghentikan pemberian perpanjangan izin tambang minerba. Para pengusaha yang mengajukan perpanjangan terbukti gagal, JATAM menemukan banyak pemegang izin tambang yang tidak menjalankan kewajiban pemulihan dan penutupan lubang tambang.

"Reklamasi dan pasca tambang hanyalah hoax, laju pembukaan lubang tambang tak sebanding dengan progres penutupan dan pemulihan lingkungan pasca tambang."


Kelima, JATAM mendesak adanya audit dan evaluasi seluruh izin tambang yang ada di Kaltim.*

Sumber: inipasti

Lubang Galian Tambang Batu Bara di Kaltim Telan Korban ke-37, Ini Tuntutan JATAM

Lubang Galian Tambang Batu Bara di Kaltim Telan Korban ke-37, Ini Tuntutan JATAM

Lubang Galian Tambang Batu Bara di Kaltim Telan Korban ke-37, Ini Tuntutan JATAM

Lubang Galian Tambang Batu Bara di Kaltim Telan Korban ke-37, Ini Tuntutan JATAM

Lubang Galian Tambang Batu Bara di Kaltim Telan Korban ke-37, Ini Tuntutan JATAM

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya