0
Thumbs Up
Thumbs Down

LIPI dan ITB Kembangkan Bilik Disinfektan Berbasis Ozon

Republika Online
Republika Online - Fri, 27 Mar 2020 06:18
Dilihat: 42
LIPI dan ITB Kembangkan Bilik Disinfektan Berbasis Ozon

JAKARTA -- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama Insitut Teknologi Bandung (ITB) mengembangkan bilik disinfektan berbasis ozon. Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko mengatakan, bilik semacam ini dinilai lebih aman untuk kulit manusia dan lebih ramah lingkungan.

"Itu rencananya akan diimplementasi di berbagai chamber/m (bilik) yang dikembangkan oleh teman-teman lainnya," kata Handoko, dalam konferensi pers daring bersama Tim Konsorsium Covid-19, Kamis (26/3).

Peneliti LIPI, Anto Tri Sugaiarto dari Balai Pengembangan Instrumentasi mengatakan, disinfektan yang mengandung ozon nano water sangat efektif dalam membunuh bakteri dan virus. Ia menjelaskan, selama 30 detik virus yang menempel pada pakaian atau benda lain yang dikenakan manusia bisa dibunuh.

Dia berharap, penerapannya bisa dilakukan dalam walking through chamber. "Bisa di ruangan, di dalam masjid, atau di dalam stasiun dimana sebelum orang masuk kereta, mau tidak mau orang akan bertemu di sana," kata Anto.

Saat ini, bilik semacam ini sudah ada di beberapa tempat. Namun, menurut dia, salah satu kekurangannya adalah terdapat pintu sehingga menyulitkan ketika seseorang harus keluar masuk pintu tersebut.

Rencananya, LIPI dan ITB akan membuat inovasi berupa semacam lorong yang diberi uap cukup banyak. Sehingga, ketika orang berjalan melewati lorong tersebut bisa sekaligus dibersihkan dari bakteri dan virus.

Tim Konsorsium Covid-19 akan berkoordinasi dengan BNPB selaku koordinator gugus tugas Covid-19 terkait penempatan bilik disinfektan ini. Nantinya, akan ditentukan tempat publik mana saja yang sangat membutuhkan keberadaan bilik ini.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang P.S Brodjonegoro mengatakan target penempatan bilik ini adalah tempat publik yang tidak bersifat komersial. "Sehingga tempat publik itu tetap aman bagi masyarakat yang harus melewati," kata Bambang.


Berita Terkait
  • 15 Ribu Mahasiswa Jadi Sukarelawan Penanganan Covid-19
  • Bilik Disinfektan UGM Ini Dinamai Sang Guru Besar
  • Corona; Orang Asia Cenderung Pakai Masker, Barat tidak
Berita Lainnya
  • Krisis Covid-19 Bisa Buat Timo Werner Bertahan di Leipzig
  • Tiga Dosa Besar 'Terakhir'

LIPI dan ITB Kembangkan Bilik Disinfektan Berbasis Ozon

LIPI dan ITB Kembangkan Bilik Disinfektan Berbasis Ozon

LIPI dan ITB Kembangkan Bilik Disinfektan Berbasis Ozon

LIPI dan ITB Kembangkan Bilik Disinfektan Berbasis Ozon

LIPI dan ITB Kembangkan Bilik Disinfektan Berbasis Ozon

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya