0
Thumbs Up
Thumbs Down

Legislator Minta KPK Transparan Soal Tes Pegawai

Republika Online
Republika Online - Tue, 04 May 2021 17:41
Dilihat: 44
Legislator Minta KPK Transparan Soal Tes Pegawai

JAKARTA -- Anggota Komisi 3 DPR RI Arsul Sani meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terbuka mengenai tes wawasan kebangsaan. Tes tersebut diadakan KPK dalam rangka peralihan pegawai menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Arsul menilai, masyarakat perlu mengetahui penyelenggaraan dan hasil tes wawasan kebangsaan secara komprehensif. Hal ini sebagai bentuk komitmen transparansi dari para penyelenggara tes tersebut.

"Kami yang di Komisi 3 DPR meminta kepada KPK dan juga instansi terkait dengan proses alih status pegawai KPK seperti BKN dan Kemenpan RB untuk menjelaskan kepada publik mengenai seluruh proses, tahapan dan sistem penilaian atau evaluasi yang diterapkan," kata Arsul kepada Republika, Selasa (4/5).

Arsul mewanti-wanti, kritik dari publik yang ditujukan pada KPK dan lembaga penyelenggara akibat kesan tertutupnya tes wawasan kebangsaan. Bahkan isu yang mencuat ialah dipecatnya penyidik senior KPK Novel Baswedan lantaran gagal lolos tes tersebut.

"Berkembangnya kecurigaan publik terhadap proses alih status pegawai KPK menjadi ASN ini menurut hemat saya karena kurangnya transparansi kepada publik atas keseluruhan proses yang dilakukan," ujar petinggi PPP itu.

Arsul mengingatkan, persoalan terkait KPK termasuk soal alih status pegawai adalah hal yang selalu menarik perhatian publik. Ia khawatir isu negatif soal tes wawasan kebangsaan ini akan makin memperburuk citra KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri.

"Sehingga ketiadaan transparansi atau penjelasan yang memadai di ruang publik akan memberi ruang untuk berkembangnya prasangka-prasangka negatif (suudzon) terhadap bukan saja KPK tapi juga pemerintahan Presiden Jokowi," ucap Arsul.

Sebelumnya, KPK bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar asesmen wawasan kebangsaan untuk para pegawainya. Asesmen ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari alih status pegawai KPK menjadi ASN.

Dalam asesmen ini, pertama, para pegawai akan menjalani tes integritas bangsa yang dilakukan untuk menilai konsistensi dari segi nilai, norma, dan etika organisasi. Berikutnya, mereka juga akan menjalani tes netralitas untuk menilai ketidakberpihakan pegawai pada segala bentuk pengaruh manapun dan pihak mana pun.

Selain itu, ada juga tes antiradikalisme untuk menilai kesetiaan pegawai terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan pemerintah yang sah. Selain Novel dan kasatgas, pemecatan serupa juga diterima seluruh pengurus inti wadah pegawai serta pegawai KPK yang berintegritas dan berprestasi lainnya.


Berita Terkait
  • Terancam Dipecat karena Tes ASN, Ini Kata Novel Baswedan
  • Hari Ini, 6 Perkara Gugatan UU KPK Diputus MK
  • ICW: Ini Episode Akhir Membunuh KPK
Berita Lainnya
  • Dubes China Sebut Myanmar Bisa Hadapi Perang Saudara
  • Legislator Minta KPK Transparan Soal Tes Pegawai

Legislator Minta KPK Transparan Soal Tes Pegawai

Legislator Minta KPK Transparan Soal Tes Pegawai

Legislator Minta KPK Transparan Soal Tes Pegawai

Legislator Minta KPK Transparan Soal Tes Pegawai

Legislator Minta KPK Transparan Soal Tes Pegawai

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya