0
Thumbs Up
Thumbs Down

Legenda Jerman Ragu Julian Nagelsmann akan Sukses di Bayern

Football5star
Football5star - Fri, 30 Apr 2021 12:25
Dilihat: 61

Football5Star.com, Indonesia - Putusan Bayern Munich mengontrak Julian Nagelsmann sebagai pelatih mulai musim depan terus menjadi sorotan. Banyak pihak menilai hal itu akan membuat Bundesliga kian membosankan. Namun, pandangan berbeda diungkapkan legenda Jerman, Stefan Effenberg.

Dalam kolomnya, Effenberg tanpa ragu mengungkapkan keraguannya. Dia bahkan menilai kedatangan Nagelsmann ke Bayern justru jadi kesempatan emas bagi klub-klub lain untuk menggoyang dominasi Die Roten. Jadi, menurut dia, persaingan di Bundesliga justru akan lebih menarik.

Effenberg memahami kesepakatan yang terjadi antara Bayern dan Nagelsmann. Namun, menurut dia, itu tak menjamin apa pun. Bayern belum tentu lebih kuat dengan sang pelatih anyar. Nagelsmann pun belum tentu sukses bersama Die Roten.

fifa.com

"Putusan itu sangat logis dari kedua belah pihak. Bayern di bawah tekanan setelah (Hansi) Flick mengajukan permohonan mengakhiri kontrak secara terbuka. Mereka harus buru-buru menemukan pelatih baru dan kandidatnya tidaklah banyak. Adapun bagi Nagelsmann, ini kesempatan sekali seumur hidup," urai Stefan Effenberg seperti dikutip Football5Star.com dari laman t-online.

Lebih lanjut, Effenberg mengungkapkan empat alasan utama yang mendasari keraguannya terhadap Nagelsmann. Pertama, soal tekanan. Eks kapten Die Roten itu mengatakan, Nagelsmann memang ingin meraih trofi. Namun, di Bayern, meraih trofi adalah kewajiban.

Tekanan makin besar karena Die Roten selalu juara dalam delapan musim terakhir. Lalu, Hansi Flick juga menaikkan standar dengan kesuksesannya dalam dua musim menangani Manuel Neuer cs. "Nagelsmann akan dinilai dari pencapaiannya, terutama di level internasional. Ini sesuatu yang baru bagi dia," kata Effenberg.

Nagelsmann Terancam Tanpa Skuat Oke

Faktor kedua yang membuat Stefan Effenberg meragukan Julian Nagelsmann adalah kemampuan menangani para bintang besar. Seperti halnya faktor pertama, ini juga merupakan hal baru bagi pelatih berumur 33 tahun tersebut.

"Nagelsmann telah melatih banyak pemain bagus di Hoffenheim dan pemain-pemain sangat bagus di Leipzig. Namun, di Bayern, dia harus berhadapan dengan para superstar. Mereka adalah juara beruntun, juara Liga Champions, juara Piala Dunia, peraih treble," ujar Effenberg.

bayernstrikes.com

Perbedaan tersebut, menurut Effenberg, menuntut Nagelsmann membuat pendekatan berbeda pula. Dia mengingatkan, sang pelatih baru harus hati-hati dan sebisa mungkin tak melakukan kesalahan. Satu pernyataan buruk saja bisa berakibat fatal. Dia lantas menunjuk pengalaman Carlo Ancelotti dan Niko Kovac sebagai contohnya.

Adapun faktor ketiga yang jadi dasar keraguan Effenberg terhadap Nagelsmann adalah kondisi Bayern Munich saat ini. Akhir musim nanti, Die Roten akan kehilangan David Alaba dan Jerome Boateng. Lalu, ada tujuh pilar yang akan habis kontrak dalam dua musim ke depan. Sebagai pelatih, Nagelsmann harus bisa menentukan siapa yang harus bertahan dan siapa yang bisa dilepas.

Itu bukan hal mudah dan akan jadi tantangan sangat besar bagi Nagelsmann. Intinya, dia harus mampu membentuk era baru di Bayern. Tekanan juga tidak kecil karena Direktur Olahraga Hasan Salihamidzic menetapkan pelatih tak punya hak menentukan penyusunan tim.

Bayang-Bayang Sejarah Kelam

Sementara itu, faktor keempat yang membuat Stefan Effenberg meragukan Julian Nagelsmann sukses di Bayern Munich adalah fakta sejarah. Itu terkait jumlah uang yang dikeluarkan Die Roten untuk menggaet sang pelatih dari RB Leipzig.

"Nagelsmann adalah pelatih termahal di dunia dan dalam sejarah sepak bola. Sayangnya, ini bukan garansi sukses. Chelsea membayar 15 juta euro untuk Andre Villas-Boas dari Porto pada 2011 dan memecathnya hanya 8 bulan kemudian. Real Madrid membayar 8 juta euri untuk Jose Mourinho dari Inter Milan pada 2010, tapi hanya mampu juara liga dan Copa del Rey," ujar Effenberg lagi.

sportsport.ba

Pengalaman Villas-Boas dan Mourinho itu, menurut Effenberg, adalah bukti bahwa pelatih yang sangat diinginkan pun belum tentu jadi jodoh yang pas bagi sebuah klub. Khusus di Bayern, bahkan menyandang nama besar pun tak bisa jadi jaminan sukses.

"Di Bayern, Otto Rehhagel, Giovanni Trapattoni, Juergen Klinsmann, dan carlo Ancelotti adalah pelatih top dan mendapatkan pujian saat datang. Namun, pada akhirnya, mereka gagal. Apa sebabnya? Sederhana saja, mereka itu tidak cocok dengan Bayern," kata Effenberg.

Pada intinya, Stefan Effenberg menilai Julian Nagelsmann akan menghadapi tantangan mahabesar di Bayern Munich. Ada begitu banyak hal yang perlu dicocokkan lagi dalam berbagai hal. Andai gagal melakukan itu, jangan harap kesuksesan bisa digapai bersama Die Roten.


The post Legenda Jerman Ragu Julian Nagelsmann akan Sukses di Bayern appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen - Football5star.com.

Sumber: Football5star

Legenda Jerman Ragu Julian Nagelsmann akan Sukses di Bayern

Legenda Jerman Ragu Julian Nagelsmann akan Sukses di Bayern

Legenda Jerman Ragu Julian Nagelsmann akan Sukses di Bayern

Legenda Jerman Ragu Julian Nagelsmann akan Sukses di Bayern

Legenda Jerman Ragu Julian Nagelsmann akan Sukses di Bayern

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya