0
Thumbs Up
Thumbs Down

KROSCEK: Nama Presiden Joko Widodo Diabadikan Jadi Nama Jalan di Arab Saudi

Antvklik
Antvklik - Tue, 20 Oct 2020 12:35
Dilihat: 135

Muncul di media sosial sebuah unggahan yang menyebut nama Presiden Joko Widodo diabadikan sebagai nama salah satu jalan di Arab Saudi.

antvklik.com - Beredar di media jejaring sosial Facebook, sebuah unggahan foto yang diposting oleh akun Suharno Harno pada 19 Oktober 2020.

Foto tersebut memperlihatkan sebuah papan nama jalan tertulis dalam dua bahasa, yakni bahasa arab dan dibawahnya tertulis "President Joko Widodo St" dengan latar belakang gambar bilboard Jokowi berjas tengah melambaikan tangan.

Dalam unggahan fotonya pemilik akun menyantumkan narasi sebagai berikut:

"WOWWWW PRESIDEN KITA MEMANG IS THE BEST : DIABADIKAN SEBAGAI SALAH SATU NAMA JALAN DI ARAB SAUDI. JGN KASIH TAHU BANG TOYIB HRS YA."

Postingan akun Suhanrno Harno. (Screenshot Facebook)

Hingga artikel ini dibuat, postingan telah mendapat respon dari publik, dengan 223 reaksi, 20 komentar dan telah dibagikan sebanyak 109 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

Lantas benarkah klaim yang disebut sumber bahwa nama Presiden Joko Widodo diabadikan sebagai salah satu nama jalan di Arab Saudi?

Berikut krosceknya.

Penelusuran Kroscek ANTVklik, melalui mesin pencarian Google, dengan kata kunci seperti diklaim dalam status Facebook akun Suharno Harno, tidak ditemukan informasi nama Presiden Joko Widodo diabadikan sebagai salah satu nama jalan d Arab Saudi.

Penelusuran mengarah ke informasi nama Presiden Joko Widodo diabadikan sebagai nama jalan di Abu Dhabi bukan di Arab Saudi.

Fakta ditemukan merujuk ke akun Instagram @kbriabudhabi yang membuat postingan terkait nama Presiden Jokowi diabadikan sebagai nama jalan di negara Abu Dhabi.

Berikut thread yang disampaikan KBRI Abu Dhabi dalam akun resminya:

"Hubungan Bilateral Semakin Mesra, Pemerintah UEA Resmikan Nama Jalan Presiden Joko Widodo.

Yup, Anda tidak salah baca. Ini bukan hoaks. Bahwa benar ada nama jalan "Presiden Joko Widodo".

Anda mungkin familiar dengan Jalan Soekarno di Rabat, Maroko atau Jalan Raden Adjeng Kartini di Amsterdam, Belanda. Tokoh Indonesia yang dijadikan nama jalan di luar negeri kini bertambah satu. Catat, Jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi, ibukota Uni Emirat Arab (UEA).

Seremoni peresmian nama jalan Presiden Joko Widodo (dalam bahasa Inggris: President Joko Widodo Street, dalam bahasa Arab: ) tersebut digelar di Abu Dhabi Senin sore (19/10/2020) pukul 16:45 waktu setempat oleh Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan, anggota sekaligus Chairman Abu Dhabi Executive Office.

Duta Besar RI untuk UEA dan Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Abu Dhabi juga turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai undangan.

Nampak hadir pula sejumlah pejabat setempat dari Kementerian Luar Negeri UEA dan Abu Dhabi Municipality.

Penamaan jalan Presiden Joko Widodo ini merupakan bentuk penghormatan (tribute) Pemerintah UEA kepada Presiden RI saat ini Bapak @jokowi dalam memajukan hubungan bilateral RI - UEA selama ini.

Jalan Presiden Joko Widodo terletak di salah satu ruas jalan utama, yang membelah ADNEC (Abu Dhabi National Exhibition Center) dengan Embassy Area, kawasan yang ditempati sejumlah Kantor Perwakilan Diplomatik. Adapun nama jalan ini sebelumnya adalah Al Ma'arid Street (dalam bahasa Indonesia artinya ekshibisi/pameran) yang menghubungkan jalan Rabdan dengan jalan Tunb Al Kubra.

Dubes RI Husin Bagis kepada wartawan Abu Dhabi Media Office yang mewawancarainya usai acara menyampaikan harapan semoga penamaan jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi semakin memperkokoh dan meningkatkan pengeksposan positif hubungan bilateral RI - UEA yang semakin erat belakangan ini.

View this post on Instagram

Hubungan Bilateral Semakin Mesra, Pemerintah UEA Resmikan Nama Jalan Presiden Joko Widodo. Yup, Anda tidak salah baca. Ini bukan hoaks. Bahwa benar ada nama jalan "Presiden Joko Widodo". Anda mungkin familiar dengan Jalan Soekarno di Rabat, Maroko atau Jalan Raden Adjeng Kartini di Amsterdam, Belanda. Tokoh Indonesia yang dijadikan nama jalan di luar negeri kini bertambah satu. Catat, Jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi, ibukota Uni Emirat Arab (UEA). Seremoni peresmian nama jalan Presiden Joko Widodo (dalam bahasa Inggris: President Joko Widodo Street, dalam bahasa Arab: ) tersebut digelar di Abu Dhabi Senin sore (19/10/2020) pukul 16:45 waktu setempat oleh Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan, anggota sekaligus Chairman Abu Dhabi Executive Office. Duta Besar RI untuk UEA dan Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Abu Dhabi juga turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai undangan. Nampak hadir pula sejumlah pejabat setempat dari Kementerian Luar Negeri UEA dan Abu Dhabi Municipality. Penamaan jalan Presiden Joko Widodo ini merupakan bentuk penghormatan (tribute) Pemerintah UEA kepada Presiden RI saat ini Bapak @jokowi dalam memajukan hubungan bilateral RI - UEA selama ini. Jalan Presiden Joko Widodo terletak di salah satu ruas jalan utama, yang membelah ADNEC (Abu Dhabi National Exhibition Center) dengan Embassy Area, kawasan yang ditempati sejumlah Kantor Perwakilan Diplomatik. Adapun nama jalan ini sebelumnya adalah Al Ma'arid Street (dalam bahasa Indonesia artinya ekshibisi/pameran) yang menghubungkan jalan Rabdan dengan jalan Tunb Al Kubra. Dubes RI Husin Bagis kepada wartawan Abu Dhabi Media Office yang mewawancarainya usai acara menyampaikan harapan semoga penamaan jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi semakin memperkokoh dan meningkatkan pengeksposan positif hubungan bilateral RI - UEA yang semakin erat belakangan ini. #inidiplomasi #indonesianway @kemlu_ri @kantorstafpresidenri

A post shared by KBRI Abu Dhabi (@kbriabudhabi) on Oct 19, 2020 at 10:51am PDT

Jadi berdasarkan kroscek dan penjelasan, dapat disimpulkan nama Presiden Joko Widodo diabadikan sebagai salah satu nama jalan di Arab Saudi adalah tidak benar. Faktanya, bukan di Arab Saudi melainkan di Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab (UEA).

Informasi termasuk dalam kategori false context atau konteks yang keliru.

False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.

Sumber: Antvklik

KROSCEK: Nama Presiden Joko Widodo Diabadikan Jadi Nama Jalan di Arab Saudi

KROSCEK: Nama Presiden Joko Widodo Diabadikan Jadi Nama Jalan di Arab Saudi

KROSCEK: Nama Presiden Joko Widodo Diabadikan Jadi Nama Jalan di Arab Saudi

KROSCEK: Nama Presiden Joko Widodo Diabadikan Jadi Nama Jalan di Arab Saudi

KROSCEK: Nama Presiden Joko Widodo Diabadikan Jadi Nama Jalan di Arab Saudi

  
PARTNER KAMI
pijar
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
harian pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya