0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kronologi Kecelakaan Maut Cipularang Libatkan 2 Dump Truck

Republika Online
Republika Online - Tue, 03 Sep 2019 13:55
Dilihat: 54
Kronologi Kecelakaan Maut Cipularang Libatkan 2 Dump Truck

PURWAKARTA -- Jajaran penyidik Polres Purwakarta, pastikan dua kendaraan dump truck yang terlibat kecelakaan beruntun di ruas Tol Cipularang KM 91+200 Senin kemarin, mengalami kelebihan muatan (overload). Akibatnya, kendaraan itu tidak bisa dikendalikan saat melaju di jalan yang kondisinya menurun.

Kapolres Purwakarta AKBP Matrius, membenarkan bila dua kendraan dump truck itu mengalami overload. Berdasarkan, hasil penyelidikan, olah TKP pada hari kemarin dan dilanjutkan hari ini, serta pemeriksaan saksi-saksi, termasuk dari sopir dump truck berinisial SB, kendaraan itu mengangkut 34 ton tanah bahan baku keramik.

"Padahal, kapasitas dari dumpt truck itu hanya 20 ton. Jadi, ada kelebihan muatan 14 ton," ujar Matrius, kepada Republika.co.id, Selasa (3/9).

Matrius menjelaskan, dalam peristiwa itu, sebenarnya ada dua kecelakaan. Pertama, kecelakaan dump truck dengan sopir Dedi Hidayat, yang meninggal dunia. Truk yang membawa tanah bahan baku keramik itu, mengalami rem blong, lalu terguling dengan posisi kendaraan melintang di tengah jalan.

Akibat kejadian itu, lima kendaraan dari arah Bandung, lajunya menjadi terhenti. Tak berapa lama, datang lagi dump truck yang dikemudikam oleh SB, dengan membawa muatan yang sama, yakni tanah untuk bahan baku keramik.

Truk yang dikemudikan SB ini, juga overload. Selain itu, saat di jalan yang menurun, SB mengendalikan laju kendaraannya di posisi gigi enam. Kemudian, dia melakukan engine brike ke posisi gigi lima dan empat.

Namun, karena kendaraannya melebihi kapasitas, jadi pengereman yang dilakukan oleh sopir tersebut tidak efektif. Akhirnya, kendaraan itu menabrak lima kendaraan di depannya. Lalu, belasan kendaraan di belakang dump truck dengan sopir SB ini, menabrak kendaraan itu.

Terkait dengan tanah yang diangkut dua dump truck itu, bukan milik proyek kereta cepat. Tanah itu untuk dibawa ke Karawang untuk dijadikan bahan baku keramik.


Berita Terkait
  • Contraflow Berlaku di Cipularang Selama Olah TKP Kecelakaan
  • Olah TKP Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang, Polisi Berlakukan Contraflow
  • Kemenhub Lakukan Evaluasi Kecelakaan Tol Cipularang
Berita Lainnya
  • 5 Bahan Alami Untuk Melembutkan Tangan
  • Warga Bantul Diperas Wartawan Gadungan Rp 100 Juta

Kronologi Kecelakaan Maut Cipularang Libatkan 2 Dump Truck

Kronologi Kecelakaan Maut Cipularang Libatkan 2 Dump Truck

Kronologi Kecelakaan Maut Cipularang Libatkan 2 Dump Truck

Kronologi Kecelakaan Maut Cipularang Libatkan 2 Dump Truck

Kronologi Kecelakaan Maut Cipularang Libatkan 2 Dump Truck

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya