0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kremasi 1.300 Mayat Korban Covid-19, "Pejuang Corona" India Meninggal Terpapar Virus Coron

okezone
okezone - Mon, 07 Jun 2021 17:40
Dilihat: 53
Kremasi 1.300 Mayat Korban Covid-19, "Pejuang Corona" India Meninggal Terpapar Virus Coron

NEW DELHI - Seorang pria yang dijuluki "Pejuang Corona" karena mengkremasi jenazah 1.300 korban Covid-19 di India telah meninggal dunia akibat infeksi virus corona.

Chandan Nimje, 67 tahun, tidak bisa mendapatkan perawatan dan tempat tidur di rumah sakit meskipun mempertaruhkan nyawanya sendiri untuk melakukan ritual terakhir bagi ribuan korban pandemi.

BACA JUGA: Sungai Suci Gangga Berubah Hijau, Timbulkan Kepanikan di Negara Bagian India

Dia diberi ucapan selamat oleh Wali Kota Nagpur, India, atas keberaniannya dalam 18 bulan terakhir. Tetapi Chandan, seorang pensiunan pegawai pemerintah, akhirnya tertular virus itu sendiri awal tahun ini dan meninggal pada 26 Mei.

"Kami mendekati semua orang, tidak hanya untuk bantuan keuangan, tetapi juga untuk tempat tidur dan obat-obatan, tetapi tidak ada yang merespons," kata Arvind Rataudi, yang bekerja erat dengan Chandan sebagaimana dilansir Mirror.

Chandan Nimje. (Foto: Times of India)

"Kami mendekati komisaris, kolektor, dan pejabat tinggi Nagpur Municipal Corporation (NMC), tetapi tidak ada yang membantu orang yang berusaha memberikan martabat dalam kematian kepada lebih dari 1.300 warga."

Chandan, yang putranya juga meninggal karena Covid, bekerja dengan sukarelawan di King Cobra Youth Force (KCYF) ketika anggota keluarga menolak untuk mendekati jenazah orang yang mereka cintai yang meninggal karena virus tersebut.

BACA JUGA: Gempar! Wanita Ini Kembali ke Rumah 2 Minggu Setelah Dinyatakan Meninggal dan Dikremasi

Dipahami bahwa Chandan tertular virus ketika dia menerima dosis vaksin pertamanya dan kemudian menderita demam ringan sebelum saudara perempuannya, dua putra dan istrinya semuanya mulai menunjukkan gejala.

Kelimanya dinyatakan positif dan kesehatan Chandan mulai memburuk ketika para sukarelawan mulai mencari tempat tidur rumah sakit.

Arvind menambahkan: "Saya secara pribadi menelepon kolektor, kepala NMC dan pemimpin politik untuk mengatur suntikan. Tapi tidak ada yang mengangkat telepon.


"Salah satu relawan kami di Delhi, bernama Arjun, yang mengenal Dada, kemudian mengirimkan empat vial Tocilizumab dengan penerbangan Indigo, tanpa meminta uang.

Sumber: okezone

Kremasi 1.300 Mayat Korban Covid-19, "Pejuang Corona" India Meninggal Terpapar Virus Coron

Kremasi 1.300 Mayat Korban Covid-19, "Pejuang Corona" India Meninggal Terpapar Virus Coron

Kremasi 1.300 Mayat Korban Covid-19, "Pejuang Corona" India Meninggal Terpapar Virus Coron

Kremasi 1.300 Mayat Korban Covid-19, "Pejuang Corona" India Meninggal Terpapar Virus Coron

Kremasi 1.300 Mayat Korban Covid-19, "Pejuang Corona" India Meninggal Terpapar Virus Coron

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya