0
Thumbs Up
Thumbs Down

KPU Simulasi Pemilu 2024 dengan Dua Jenis Surat Suara

Republika Online
Republika Online - Fri, 03 Dec 2021 02:18
Dilihat: 80
KPU Simulasi Pemilu 2024 dengan Dua Jenis Surat Suara

JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di Bali dengan menggunakan dua jenis surat suara. Yaitu model satu lembar dan model tiga lembar, untuk lima jenis pemilihan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Anggota KPU Arief Budiman berharap dengan penyelenggaraan simulasi tersebut, seluruh anggota KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang baru nanti dapat memiliki formula tepat untuk Pemilu 2024. "Bagian akhir dari seluruh proses ini ialah mudah-mudahan KPU dan Bawaslu yang baru nanti bisa punya formula tepat, karena proses ini akan panjang, sampai diputuskan di 2024 nanti ada desain yang sangat efektif dan efisien," kata Arief, seperti dipantau dalam akun media sosial milik KPU, Kamis (2/12).

Pada awalnya, lanjut Arief, KPU memiliki enam model desain besar terkait surat suara untuk Pemilu 2024. Model tersebut meliputi jenis pemilihan presiden dan wakil presiden, pemilihan anggota DPR, pemilihan anggota DPD, pemilihan anggota DPRD provinsi serta pemilihan anggota DPRD kabupaten dan kota.

"Awalnya kami punya desain besar enam model, lalu di beberapa pembahasan akhirnya mengerucut di tiga model, termasuk di sini (Bali) kami akan menyimulasikan model satu dan model tiga. Di Sulawesi Utara kemarin (simulasi) model dua dan model tiga," jelasnya.

Setelah melakukan berbagai simulasi tersebut, KPU kemudian melakukan evaluasi dan melaporkan hasil tersebut ke DPR dan Pemerintah. "Hasil itu yang akan kami bawa ke DPR, Pemerintah, apakah undang-undang diperlukan untuk merevisi model atau ketentuan tentang surat suara yang selama ini sudah ditentukan," katanya.

Sementara itu, Evi Novida Ginting mengatakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara tersebut juga bertujuan untuk melihat penyederhanaan desain surat suara. "Kami ingin mencoba melakukan simulasi untuk melihat bagaimana penyederhanaan desain surat suara yang kami siapkan itu bisa efektif, dalam rangka memudahkan pemilih dan juga meminimalkan surat suara tidak sah," ujar Evi.







Berita Terkait
  • DPR Sebut Rapat Penetapan Jadwal Pemilu Digelar Tahun Depan
  • DPR Belum Terima Surat Permohonan Penetapan Jadwal Pemilu
  • Simulasi Penyederhanaan Desain Surat Suara Pemilu 2024
Berita Lainnya
  • KPU Simulasi Pemilu 2024 dengan Dua Jenis Surat Suara
  • Cerita Komunitas Peselancar Muslim di California

KPU Simulasi Pemilu 2024 dengan Dua Jenis Surat Suara

KPU Simulasi Pemilu 2024 dengan Dua Jenis Surat Suara

KPU Simulasi Pemilu 2024 dengan Dua Jenis Surat Suara

KPU Simulasi Pemilu 2024 dengan Dua Jenis Surat Suara

KPU Simulasi Pemilu 2024 dengan Dua Jenis Surat Suara

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya