0
Thumbs Up
Thumbs Down

KPU akan Sampaikan Keberatan Soal Perbaikan Gugatan Prabowo

Republika Online
Republika Online - Thu, 13 Jun 2019 16:53
Dilihat: 36
KPU akan Sampaikan Keberatan Soal Perbaikan Gugatan Prabowo

JAKARTA-- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pramono Ubaid Tanthowi, mengatakan pihaknya akan menyampaikan keberatan atas perbaikan permohonan perlada sengketa perselisihan hasil pemilu (pilpres) yang diajukan oleh Prabowo-Sandiaga Uno. Keberatan itu rencananya akan disampaikan pada sidang perdana, Jumat (14/6).

Menurut Pramono, dalam penanganan perkara sengketa PHPU pilpres, KPU saat ini masih berpatokan dengan hukum acara yang ada pada Peraturan MK (PMK) Nomor 4 Tahun 2018 dan PMK Nomor 1 Tahun 2019. "Di sana tidak menyebutkan ada masa perbaikan permohonan PHPU pilpres. Secara formal itu ya tidak sesuai dengan PMK, jadi formal maupun substansial itu tidak relevan, " ujar Pramono ketika dijumpai di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/6).

Namun, pihaknya tetap menyerahkan sepenuhnya kepada majelis hakim MK. Sebab, pada sidang pendahuluan pada Jumat KPU akan diberikan kesempatan untuk menyampaikan keberatan atas perbaikan permohonan sengketa PHPU pilpres yang diajukan oleh Prabowo-Sandiaga Uno.

"Iya (diberikan kesempatan). Nanti kami akan sampaikan keberatan kami atas perbaikan permohonan itu. Tapi ujungnya nanti terserah hakim MK. Kalau nanti ujungnya tetap memperbolehkan perbaikan, tentu nanti akan kami sampaikan jawaban yang merujuk kepada dokumen perbaikan (dari Prabowo-Sandiaga Uno),'' jelas Pramono.

Dia pun menegaskan, jika jawaban tertulis, dokumen dan akat bukti yang disiapkan KPU merujuk kepada permohonan sengketa PHPU tertanggal 24 Mei 2019. Dalam permohonan itu, ada tiga poin penting, yakni soal jumlah pemilih yang tidak wajar sebanyak 17,5 juta, soal situng KPU dan KPU yang dituding menghilangkan daftar hadir atau formulir C7 di beberapa daerah.


Namun, KPU tetap menyiapkan jawaban atas sejumlah petitum dalam perbaikan permohonan yang juga sudah diajukan oleh Prabowo-Sandiaga Uno. "Tentu kita siapkan, ada tuduhan soal penggelembungan suara, termasuk status calon wakil presiden yang dianggap tidak memenuhi syarat. Namun, soal itu belum masuk dalam jawaban yang kami serahkan kemarin sore, " tambah Pramono.

Berita Terkait
  • KPU: Salah Alamat Kalau MK Diminta Pecat Kami
  • Kominfo: Pembatasan Akses Medsos Diberlakukan Kondisional
  • Din Syamsuddin: MK Harus Adil dan Transparan
Berita Lainnya
  • Mahasiswa UM Ubah Lumpur Jadi Penyerap Logam Berbahaya
  • Ranieri Berharap yang Terbaik untuk Pelatih Roma Berikutnya

KPU akan Sampaikan Keberatan Soal Perbaikan Gugatan Prabowo

KPU akan Sampaikan Keberatan Soal Perbaikan Gugatan Prabowo

KPU akan Sampaikan Keberatan Soal Perbaikan Gugatan Prabowo

KPU akan Sampaikan Keberatan Soal Perbaikan Gugatan Prabowo

KPU akan Sampaikan Keberatan Soal Perbaikan Gugatan Prabowo

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya