0
Thumbs Up
Thumbs Down

KPK Terima Laporan Bansos Covid-19 untuk Kampanye

Republika Online
Republika Online - Sat, 11 Jul 2020 18:10
Dilihat: 35
KPK Terima Laporan Bansos Covid-19 untuk Kampanye

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan calon kepala daerah (cakada) pejawat dalam Pilkada 2020 tak menggunakan anggaran penanggulangan Covid-19 untuk kepentingan politik praktis. Ketua KPK Firli Bahuri, pun meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), pun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersikap tegas memberikan sanksi terhadap cakada petahana yang menggunakan program bantuan sosial (bansos) Corona untuk kepentingan kampanye.

Firli mengatakan, KPK banyak menerima laporan dari masyarakat tentang situasi aji mumpung para pasangan cakada yang menggunakan bansos Covid-19 untuk kepentingan kampanye politik menjelang pilkada.

"Saya ingatkan, jangan main-main. Ini (penggunaan bansos di pilkada) menjadi perhatian penuh KPK," kata Firli dalam keterangan resmi yang diterima wartawan di Jakarta, Sabtu (11/7).

Anggaran penanggulan Covid-19 setotal Rp695,2 triliun. Sumbernya berasal dari APBN, pun APBD. Dalam catatan KPK, kata Firli, ada sejumlah kepala daerah yang berstatus incumbent, dan akan kembali ke pentas Pilkada 2020, mengajukan alokasi anggaran penanggulangan Corona di angka yang tinggi. Padahal, kata Firli, menengok wilayah tersebut, angka terinfeksi Covid-19 terbilang rendah.

Sebaliknya, kata Firli, KPK juga mencatat sejumlah daerah dengan angka penularan Corona yang tinggi, namun kepala daerahnya mengajukan anggaran penanggulangan pandemi di angka rendah lantaran sudah pada periode kepemimpinan yang kedua.

"Sehingga tidak berkepentingan lagi untuk maju dalam pilkada serentak," terang Firli.

Meskipun tak menyebutkan daerah-daerah yang dimaksud. Tetapi, Firli curiga, situasi tersebut gambaran dari adanya upaya penyimpangan anggaran bansos untuk penanggulangan Covid-19 menjelang pilkada serentak yang tahapannya sudah dimulai.

"Tidak sedikit informasi perihal cara oknum kepala daerah petahana yang hanya bermodalkan selembar stiker foto atau spanduk raksasa, mendompleng bantuan sosial yang berasal dari uang negara, bukan dari kantong pribadi mereka," terang Firli.


"Saya minta kepada kepala daerah yang kembali ikut kontestasi pilkada serentak Desember 2020, setop poles citra Anda, dengan dana penanganan Corona," tegas Firli.

Berita Terkait
  • KPK Ingatkan Dana Covid-19 tak Diselewengkan untuk Pilkada
  • KPK Bahas Pembagian Bansos Covid-19 di Balai Kota Jakarta
  • Palembang Jadi Tuan Rumah PD U-20, Ketua KPK Bersuara
Berita Lainnya
  • KPK Terima Laporan Bansos Covid-19 untuk Kampanye
  • Komet Neowise Dibisa Dilihat dengan Mata Telanjang, Kapan?

KPK Terima Laporan Bansos Covid-19 untuk Kampanye

KPK Terima Laporan Bansos Covid-19 untuk Kampanye

KPK Terima Laporan Bansos Covid-19 untuk Kampanye

KPK Terima Laporan Bansos Covid-19 untuk Kampanye

KPK Terima Laporan Bansos Covid-19 untuk Kampanye

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya