0
Thumbs Up
Thumbs Down

KPK Panggil Pejabat PT Sarana Jaya terkait Kasus Pengadaan Tanah di Jakarta

okezone
okezone - Tue, 27 Apr 2021 11:45
Dilihat: 41
KPK Panggil Pejabat PT Sarana Jaya terkait Kasus Pengadaan Tanah di Jakarta

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Junior Manajer Sub Divisi Kerja Sama Usaha Perumda Pembangunan Sarana Jaya tahun 2018 - 2019, Farouk Maurice Arzby, pada hari ini. Ia dipanggil untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Tak hanya Farouk, penyidik juga memanggil dua saksi lainnya yakni, Notaris Yurisca Lady Enggareni dan pihak swasta, Minto Arissa. Ketiganya bakal didalami keterangannya terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

"Pemeriksaan dilakukan di kantor KPK," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Selasa (27/4/2021).

Sekadar informasi, KPK saat ini memang sedang mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Cipayung, Jakarta Timur. Bahkan, KPK telah menetapkan seorang Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di DKI Jakarta sebagai tersangka.

Sayangnya, Ali masih enggan membeberkan secara detail konstruksi perkara serta sosok Dirut BUMD DKI Jakarta yang ditetapkan sebagai tersangka. Kata Ali, pihaknya akan mengumumkan secara resmi penetapan tersangka serta konstruksi perkara setelah adanya proses penangkapan serta penahanan.

"Saat ini, kami belum dapat menyampaikan detail kasus dan tersangkanya karena sebagaimana telah disampaikan bahwa kebijakan KPK terkait hal ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan para tersangka telah dilakukan," terangnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KPK diduga sedang mengusut dugaan korupsi pembelian tanah di beberapa lokasi yang berkaitan dengan program DP 0 Rupiah Pemprov DKI oleh BUMD DKI Jakarta.

Dalam proses penyidikan perkara ini, KPK disebut-sebut telah menetapkan empat orang dan satu korporasi sebagai tersangka. Mereka antara lain, Dirut non-aktif Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Cornelis (YC).


Kemudian, Direktur PT Adonara Propertindo, Tommy Adrian (TA), dan Direktur PT Adonara Propertindo, Anja Runtunewe (AR). KOK juga dikabarkan telah menetapkan PT Adonara Propertindo (PT AP) sebagai tersangka korporasi. Kasus ini diduga merugikan keuangan negara senilai Rp100 miliar.

Sumber: okezone

KPK Panggil Pejabat PT Sarana Jaya terkait Kasus Pengadaan Tanah di Jakarta

KPK Panggil Pejabat PT Sarana Jaya terkait Kasus Pengadaan Tanah di Jakarta

KPK Panggil Pejabat PT Sarana Jaya terkait Kasus Pengadaan Tanah di Jakarta

KPK Panggil Pejabat PT Sarana Jaya terkait Kasus Pengadaan Tanah di Jakarta

KPK Panggil Pejabat PT Sarana Jaya terkait Kasus Pengadaan Tanah di Jakarta

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya