0
Thumbs Up
Thumbs Down

KPK Bongkar Korupsi Pajak Mobil Mewah

Republika Online
Republika Online - Fri, 16 Aug 2019 08:24
Dilihat: 23
KPK Bongkar Korupsi Pajak Mobil Mewah

JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar dugaan suap restitusi pajak PT Wahana Auto Ekamarga (WAE), perusahaan penanaman modal asing dalam bisnis dealer mobil merek jaguar, Bentley, Land Rover, dan Mazda. Sebanyak lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (15/8).

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang memerinci, lima terangka adalah Yul Dirga selaku kepala Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Tiga, Hadi Sutrisno selaku Supervisor Tim Pemeriksa Pajak WAE, Jumari selalu Ketua Tim Pemeriksa Pajak WAE, dan M Naim Fahmi selaku anggota Tim Pemeriksa Pajak WAE. Kemudian, pemilik saham PT WAE, Darwin Maspolim, sebagai tersangka pemberi suap.

"Tersangka DM (Darwin Maspolim) pemilik saham PT WAE diduga memberi suap sebesar Rp 1,8 miliar untuk YD (Yul), HS (Hadi), JU (Jumari), dan MNF (Naim) agar menyetujui pengajuan restitusi pajak PT WAE tahun pajak 2015 sebesar Rp 5,03 miliar dan tahun pajak 2016 sebesar Rp 2,7 miliar," kata Saut di gedung KPK Jakarta, Kamis (15/8).

KPK, kata Saut, sangat menyesalkan terjadinya suap dan kongkalikong tim pemeriksa pajak dengan wajib pajak tersebut. Mirisnya, pembayaran pajak direkayasa sedemikian rupa. Pajak yang harusnya dibayar perusahaan ke negara, malah terjadi sebaliknya. Dalam kasus ini, justru negara yang harus membayar klaim kelebihan bayar perusahaan.

"Praktik seperti ini pasti mencederai hak masyarakat yang telah sadar membayar pajak untuk pembangunan," ujar Saut.

Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Sumiyati yang hadir dalam ekspose kasus tersebut menegaskan, tindakan yang dilakukan anak buahnya merupakan pengkhianatan. "Dari seluruh jajaran Kemenkeu tak hanya merasa sedih, tapi juga sakit, kecewa, marah atas adanya oknum-oknum di internal kami yang masih terus bermain-main dengan masalah integritas," kata Sumiyati.


Sumiyati mengatakan, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah berpesan, bila ada oknum yang tidak berintegritas, itu adalah pengkhianatan bagi institusi. "Tak hanya bikin malu pelaku, keluarga, tapi juga institusi Kemenkeu," kata dia. n dian fath risalah, ed: ilham tirta

Berita Terkait
  • Ini Politisi dalam Pusaran Korupsi Kuota Impor Pangan
  • Kemenkeu Sebut Para Tersangka Restitusi Pajak Pengkhianat
  • Mantan Bupati Mesuji Dituntut 8 Tahun Penjara
Berita Lainnya
  • Kunjungi Banyuwangi, Menlu Retno Berburu Kuliner Tradisional
  • Kalezic Anggap Kemenangan PSM Atas Barito tak Mudah

KPK Bongkar Korupsi Pajak Mobil Mewah

KPK Bongkar Korupsi Pajak Mobil Mewah

KPK Bongkar Korupsi Pajak Mobil Mewah

KPK Bongkar Korupsi Pajak Mobil Mewah

KPK Bongkar Korupsi Pajak Mobil Mewah

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya