0
Thumbs Up
Thumbs Down

KPAI: Regulasi Penyiaran Harus Berperspektif Anak

Republika Online
Republika Online - Tue, 25 Feb 2020 06:36
Dilihat: 23
KPAI: Regulasi Penyiaran Harus Berperspektif Anak

JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Rita Pranawati mengatakan regulasi soal penyiaran berperspektif perlindungan anak mulai dari hulu sampai hilir. Regulasi penyiaran harus mengatur mulai dari proses perencanaan, produksi, sampai penayangan.

Ia mengatakan, regulasi penyiaran harus memperhatikan hak hidup dan tumbuh kembang anak. Selain itu, harus memperhatikan agar tidak mendiskriminasi anak dan mengutamakan kepentingan terbaik bagi mereka.

KPAI telah menerima 1.728 pengaduan sejak 2011 hingga 2019 terkait agama dan budaya yang di dalamnya termasuk anak korban siaran tidak ramah anak. Hal ini berdampak pada tumbuh kembang anak di masa yang akan datang.

"Media sangat berpengaruh dengan tayangan-tayangannya, diharapkan agar media dapat menghadirkan tayangan dengan konten positif dan sehat bagi tumbuh kembang anak," kata Rita, Senin (24/2).

Selain itu, ia menambahkan, pemberitaan dan tayangan terkait anak sebagai korban, pelaku, atau saksi harus berpedoman pada peraturan. Ia menyontohkan, pemberitaan tidak boleh menampilkan identitas anak, peliputan dalam kebencanaan harus melindungi hak anak dan korban. Sebab, akan berpengaruh pada tumbuh dan kembang anak yang rentan mendapatkan stigma negatif.

Hak anak dalam pelibatan dunia hiburan pun harus terlindungi. "Memperhatikan jam tayang, serta dibuat klasifikasi secara ketat oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)," kata dia lagi.

Rita menambahkan, produksi tayangan harus memperhatikan hak anak dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Khususnya ketika anak terlibat dalam bagian proses produksi. Ia juga mendorong agar setiap stasiun televisi memiliki program anak yang sehat. Porsinya bisa ditentukan oleh KPI dengan menegaskan peran televisi sebagai media hiburan yang edukatif.

Berita Terkait
  • Soal Hamil di Kolam Renang, Istana: Hati-Hati Berkomentar
  • Kehamilan Terjadi Melalui Hubungan Seksual, Bukan Berenang
  • Sperma Bisa Hidup di Luar Tubuh, di Kolam Renang Gimana?
Berita Lainnya
  • Arsul Sani: Salam Pancasila tak Bisa Gantikan Salam Agama
  • Pasien Diduga Corona di RSHS Pernah Pergi ke Thailand

KPAI: Regulasi Penyiaran Harus Berperspektif Anak

KPAI: Regulasi Penyiaran Harus Berperspektif Anak

KPAI: Regulasi Penyiaran Harus Berperspektif Anak

KPAI: Regulasi Penyiaran Harus Berperspektif Anak

KPAI: Regulasi Penyiaran Harus Berperspektif Anak

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya