0
Thumbs Up
Thumbs Down

Konteks Pernyataan Bipang Ambawang & Permintaan Maaf Mendag

Republika Online
Republika Online - Sun, 09 May 2021 14:25
Dilihat: 56
Konteks Pernyataan Bipang Ambawang & Permintaan Maaf Mendag

--- Nama bipang ambawang tiba-tiba meroket dan menjadi buah bibir masyarakat. Trending topik bipang ambawang ini muncul setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat untuk mencintai kuliner lokal selama tidak mudik.

Presiden Jokowi mengatakan menjelang Lebaran yang masih dalam suasana pandemi, pemerintah melarang mudik untuk keselamatan bersama. Jokowi mengajak masyarakat untuk membeli makanan lokal pada musim mudik 2021.

"Untuk bapak ibu dan saudara-saudara yang rindu kuliner khas daerah atau yang biasanya mudik membawa oleh-oleh tidak perlu ragu untuk memesannya secara online," kata Jokowi dalam video yang yang disiarkan di stasiun televisi swasta, yang viral di media sosial (medsos), khususnya Twitter, Sabtu (8/5).

Dia pun mengajak masyarakat membeli berbagai makanan daerah. "Yang rindu makan gudeg Yogya, bandeng Semarang, siomai Bandung, pempek Palembang, bipang ambawang dari Kalimantan, dan lain-lainnya, tinggal pesan," ucap Jokowi.

Menurut Jokowi, makanan kesukaan warga bisa diantar sampai ke rumah. "Atau kalau kita mengirimkan oleh-oleh atau hadiah di keluarga yang jauh, pakaian, cenderamata, dan berbagai jenis barang lainnya, tinggal pesan dan kirim secara online sehingga dapat diterima oleh keluarga atau sehabat kita di mana pun mereka berada."

Kata bipang ambawang ini yang kemudian memicu pro kontra karena terkait dengan babi panggang seperti disampaikan sejumlah netizen di media sosial.

Pemerintah memang mengeluarkan kebijakan melarang masyarakat untuk mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Pelarangan mudik berlaku mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

Lalu, bagaimana sebetulnya konteks pernyataan Presiden Jokowi ini?

Berita Terkait
  • Anggota Komisi 8 Keberatan dengan Pernyataan Soal Bipang
  • Bipang Ambawang di Pidato Jokowi, Salah Ketik atau Sengaja?
  • Sekjen MUI Minta Soal Bipang Diklarifikasi
Berita Lainnya
  • Konteks Pernyataan Bipang Ambawang & Permintaan Maaf Mendag
  • Penelitian: Tidur 6-7 Jam Turunkan Risiko Jantung dan Strok

Konteks Pernyataan Bipang Ambawang & Permintaan Maaf Mendag

Konteks Pernyataan Bipang Ambawang & Permintaan Maaf Mendag

Konteks Pernyataan Bipang Ambawang & Permintaan Maaf Mendag

Konteks Pernyataan Bipang Ambawang & Permintaan Maaf Mendag

Konteks Pernyataan Bipang Ambawang & Permintaan Maaf Mendag

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya