0
Thumbs Up
Thumbs Down

Komnas HAM Minta DPR Tunda Pembahasan Omnibus Law

Republika Online
Republika Online - Thu, 09 Apr 2020 00:53
Dilihat: 44
Komnas HAM Minta DPR Tunda Pembahasan Omnibus Law

JAKARTA -- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI meminta DPR dan pemerintah menunda pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja di tengah penanganan pandemi Covid-19. Komisioner Komnas HAM Choirul Anam, mengatakan, pembahasan Omnibus Law Cipta Kerja pada saat wabah Covid-19 berpotensi menjauhkan upaya pemenuhan, perlindungan, dan penegakan HAM.

"Berdasarkan kajian Komnas HAM RI, substansi RUU Cipta Kerja masih memiliki berbagai catatan dan kelemahan, baik aspek paradigmatik dan aspek substanstif yang berpotensi menganggu upaya pemenuhan, perlindungan dan penegakan HAM," ujar Choirul Anam, Rabu (8/4).

Kelemahan itu di antaranya menurunkan standar hidup layak dan adil warga negara, mengancam pemenuhan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Selanjutnya, perubahan paradigmatik dalam politik penghukuman yang diskriminatif serta tidak memberikan efek jera untuk korporasi pelanggar hukum.

Komnas HAM berharap DPR dan/atau pemerintah membuka RUU Cipta Kerja dan memastikan akses bagi publik untuk menegakkan asas transparansi, partisipasi dan akuntabilitas. Ia menegaskan, salah satu elemen paling esensial dalam UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan di Pasal 5 ayat (1) huruf g adalah mengatur asas keterbukaan yang berkaitan dengan partisipasi publik.

"Namun, hal ini tidak dipenuhi