0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kominfo Harap Konten Gim Dalam Negeri Kuasai Pasar

Republika Online
Republika Online - Wed, 20 Oct 2021 03:13
Dilihat: 122
Kominfo Harap Konten Gim Dalam Negeri Kuasai Pasar

JAKARTA--Pemerintah sedang mengupayakan agar industri gim dalam negeri terus tumbuh, supaya gim yang beredar di pasar dikuasai buatan lokal. "Jangan sampai dibanjiri gim asing, jangan sampai kita jadi pasar saja. Kita produksi juga (gim) dalam negeri," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate, saat ditemui di Jakarta, Selasa (19/10).

Menurut Johnny, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, sedang mengupayakan tata kelola untuk industri gim dalam negeri. Berkaitan dengan konten gim, dia mengharapkan permainan yang mengandung budaya dan sejarah Indonesia.

Johnny melihat ada game buatan negara lain, termasuk dari Cina, yang bertema budaya negara tersebut. Tema seperti itu juga bisa diterapkan pada gim lokal. "Mendorong inovasi dan kreativitas nasional kita supaya diisi orang Indonesia sendiri," kata Johnny.

Menkominfo Johnny mengaku sering mendapat aduan bahwa anak-anak terlalu sering bermain gim online, beberapa pihak juga meminta game tertentu diblokir. Berkaitan dengan blokir, pemerintah tidak bisa serta-merta memblokir gim ketika mendapat aduan.

"Gim online, selama ia legal, tidak melanggar aturan. Berbeda dengan pinjaman online (yang ilegal), hoaks dan pornografi," kata Johnny.

Dalam hal ini, Johnny mengharapkan partisipasi dari orang tua, guru sampai tokoh agama supaya bisa memberi pemahaman ke anak-anak untuk tidak terus-menerus bermain gim. Orang tua perlu menerapkan aturan ketika anaknya mengakses gim online, seperti mengatur waktu belajar dan bermain.

"Jangan sampai, waktu main game mendominasi," kata Johnny.

Kominfo bersama Asosiasi Game Indonesia tahun ini merencanakan konferensi untuk pengembang game lokal, Indonesia Game Developer Exchange (IGDX). Acara ini berisi pelatihan intensif untuk pengembang gim, seminar, sampai pertemuan dengan pengembang asing dan calon investor.

Berita Terkait
  • Kominfo Catat 52 Ribu Warganet Simak Upacara Secara Virtual
  • Startup Studio Indonesia Batch 2 Masuki Tahap Akhir
  • Kominfo akan Putus Akses Pembajakan Buku di Marketplace
Berita Lainnya
  • Kominfo Harap Konten Gim Dalam Negeri Kuasai Pasar
  • Kasus Psikosis Melonjak di Inggris Selama Pandemi

Kominfo Harap Konten Gim Dalam Negeri Kuasai Pasar

Kominfo Harap Konten Gim Dalam Negeri Kuasai Pasar

Kominfo Harap Konten Gim Dalam Negeri Kuasai Pasar

Kominfo Harap Konten Gim Dalam Negeri Kuasai Pasar

Kominfo Harap Konten Gim Dalam Negeri Kuasai Pasar

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya