0
Thumbs Up
Thumbs Down

Koloni Burung Langka Tiba-Tiba Hilang dari Selandia Baru

Republika Online
Republika Online - Sat, 11 Jul 2020 16:30
Dilihat: 69
Koloni Burung Langka Tiba-Tiba Hilang dari Selandia Baru

JAKARTA -- Koloni burung langka tiba-tiba menghilang dari pulai di Selandia Baru. Tim spesialis pencarian dan pemulihan menangkap satu ekor dari sekawanan burung langka yang melarikan diri dari pulau di Selandia Baru selama lockdown virus corona.

Burung langka itu adalah burung cerek pantai. Diketahui, hanya ada 250 cerek Pantai atau Tturuatu yang tersisa di alam liar. Mereka adalah Cerek (spesies burung dari keluarga Charadriidae) terlangka di dunia.

Para konservator telah dengan susah payah mengembalikan mereka ke daratan setelah hampir musnah oleh kucing dan tikus pada tahun 1880. Burung-burung itu telah bertahan selama 100 tahun di koloni terpencil di Kepulauan Chatham, 650 km barat Selandia Baru.

Dilansir dari laman The Guardian pada Kamis(9/7), burung cetek asli Selandia Baru ini terkenal karena sifat 'bersahabat dan keramahannya'. Namun karena sifatnya ini membuat mereka sangat rentan terhadap predator.

Pulau Mana di lepas pantai Pulau Kapiti di Pulau Utara adalah rumah yang cocok bagi para koloni burung yang diperkenalkan pada 2007 tersebut. Namun beberapa tahun setelah dilepaskan, seekor tikus tunggal memusnahkan separuh populasi. Sisanya, mati tak lama karena komplikasi.

Setelah kehancuran pada 2007, para konservator menghindari memasukkan kembali cerek hingga situasi hama terselesaikan. Tetapi pada bulan April dan Mei mereka kembali mengambil risiko, membawa 29 burung muda ke pulau itu. Beberapa peneliti di antaranya memerlukan persetujuan menteri untuk melakukan perjalanan selama lockdown Covid-19.

Burung-burung itu diberi garis warna sebagai penanda. Namun, burung-burung ini tidak diberi tanda agar bisa dilacak. Namun, sekarang tampaknya hampir seluruh populasi telah lenyap lagi entah dibunuh oleh predator burung, atau telah terbang ke daratan.

Pemimpin kelompok konservasi cerek, Shore Dave Houston dari Departemen konservasi (DoC) mengatakan hilangnya burung-burung itu secara misterius membuat frustrasi. Sebab, waktu dan uang yang substansial yang masuk ke dalam dana pemulihan tidak ada hasil.

Houston mengatakan timnya tidak yakin apa yang sebenarnya terjadi pada 26 burung itu. Mereka telah melacak dan menemukan bahwa terdapat tiga diantaranya yang selamat dan pergi ke daratan di pantai Plimmerton.

"Burung-burung itu tidak tinggal di rumah seperti yang kita harapkan. Kami benar-benar tidak tahu apa yang membuat mereka pergi. Bisa jadi seekor burung memutuskan untuk terbang ke daratan dan semua orang mengikuti mereka - itu bisa menjadi perilaku acak, kami tidak yakin," ujarnya.

Ia menyebutkan langkah yang akan diambil jika ketiga burung yang selamat ditangkap, mereka akan dikembalikan ke Pulau Mana dan dikurung di kandang burung selama sebulan, bukan minggu seperti yang biasanya untuk membantu mereka membangun "kesetiaan" ke pulau tersebut.


Berita Terkait
    Berita Lainnya
    • Atasi Kecemasan Berlebihan dengan Mindfulness
    • Permintaan Hamba yang Membuat Allah SWT Tertawa

    Koloni Burung Langka Tiba-Tiba Hilang dari Selandia Baru

    Koloni Burung Langka Tiba-Tiba Hilang dari Selandia Baru

    Koloni Burung Langka Tiba-Tiba Hilang dari Selandia Baru

    Koloni Burung Langka Tiba-Tiba Hilang dari Selandia Baru

    Koloni Burung Langka Tiba-Tiba Hilang dari Selandia Baru

      
    PARTNER KAMI
    JPNN
    Republika Online
    LIPUTAN6
    okezone
    BBC
    bintang
    bola
    Antvklik
    rumah123
    Rumah
    Love Indonesia
    CENTROONE
    wartaekonomi
    Voice of America
    Popular
    Gocekan
    Teqnoforia
    Angelsontrip
    Makanyuks
    telsetNews
    BisnisWisata
    Jakarta Kita
    Indonesia Raya News
    RajaMobil
    Mobil123
    Otospirit
    MakeMac
    Indotelko
    Inditourist
    TEKNOSAINS
    MotorExpertz
    Mobil WOW
    Oto
    Kpop Chart
    salamkorea
    slidegossip
    Hotabis
    INFOJAMBI
    Japanese STATION
    SeleBuzz
    Cintamobil
    Football5star
    Citra Indonesia
    OTORAI
    Sehatly
    Hetanews
    Inikata
    Nusabali
    Garduoto
    Beritakalimantan
    batampos
    covesia
    carmudi
    idnation
    inipasti
    teknorush
    winnetnews
    mediaapakabar
    carvaganza
    mediakepri
    kabarsurabaya