0
Thumbs Up
Thumbs Down

KOLOM: Piala Asia Wanita Tempat Belajar Pemain, Sekaligus untuk Menampar PSSI

Football5star
Football5star - Mon, 24 Jan 2022 13:18
Dilihat: 64

Indonesia - Piala Asia Wanita 2022 jadi turnamen besar pertama yang diikuti timnas wanita Indonesia dalam tiga dekade terakhir. Sayang, di ajang pertama Garuda Pertiwi tak punya bekal yang cukup.

Para pemain tidak merasakan kompetisi. Liga 1 putri yang digelar 2019 lalu nyatanya berlangsung semusim saja. Kemudian lenyap lagi seperti dulu.

Tanpa pertandingan mumpuni, timnas wanita Indonesia masih bisa mengharumkan nama bangsa. Mereka lolos ke putaran final Piala Asia usai mengalahkan Singapura di play off.

FIFA

Tapi, lagi-lagi, tak ada kompetisi, para pemain seolah dipaksa keluar sendiri oleh PSSI dari jurang yang begitu dalam. Situasi makin parah dengan tidak adanya laga uji tanding yang diagendakan federasi.

Australia pun menghukum kelalaian PSSI dalam mengelola sepak bola wanita lewat 18 gol tanpa balas. Kekalahan Jumat lalu sangat memilukan, itu jadi kekalahan terburuk dalam sejarah Garuda Pertiwi.

Dan bertambah perih oleh kejamnya media sosial. Mereka menyalahkan pemain, mereka juga menyindir aktivitas pemain di luar lapangan.

@PSSI
Rudy Eka Priyambada Nothing To Lose

Memang, tidak sedikit pula yang menyalahkan PSSI selaku federasi. Induk sepak bola yang seharusnya mengayomi justru terkesan lepas tangan.

Sadar dengan situasi yang ada, pelatih Rudy Eka Priyambada nothing to lose selama di India. Targetnya tidak muluk-muluk.

Dia membuang jauh-jauh kata menang. Bukan karena tidak percaya dengan kualitas pemain, melainkan sadar bahwa tanpa kompetisi perjuangan para pemain terlalu berat.

@PSSI

Apalagi Australia, lawan pertama Garuda Pertiwi, dihuni mayoritas pemain yang berkompetisi di Eropa. "Dari menit pertama mereka terus menekan kami dan mencetak gol di menit ke delapan. Kami kehilangan konsentrasi," kata sang pelatih.

"Tingkat kebugaran, kualitas para pemain, kontrol dan pengambilan keputusan mereka sangatlah unggul," sambungnya.

@PSSI

Pun nanti melawan Thailand yang skuatnya dibekali liga kompetitif. Jangan lupakan pula Filipina yang terus berbenah dan dianugerahi beberapa pemain naturalisasi.

Hanya satu yang diinginkan Rudy Eka. Yakni ajang Piala Asia Wanita 2022 bisa jadi tempat belajar para pemain. Juga tempat untuk mengembangkan bakat-bakat muda Garuda Pertiwi.

"Ini adalah kurva pembelajaran yang sangat besar bagi kami dan kami ingin belajar dari turnamen ini untuk pengembangan skuat muda kami," kata Rudy Eka di laman resmi AFC, Minggu (24/1/2022).

Sampai Kapan Pemain Tanpa Kompetisi?

Kekalahan 0-18 dari Australia, dan apa pun hasilnya nanti melawan Thailand serta Filipina, momen selama di India sekaligus tamparan keras untuk PSSI.

Menilik sejarah, Filipina pernah dihancurkan Cina 0-21 1995 silam atau dilumat Jepang 0-15 dua tahun sebelumnya.

Jangan lupa pula tatkala Thailand dihancurkan duo Korea. Kalah 0-14 dari Korea Selatan dan dilumat 0-16 oleh Korea Utara.

pssi.org

Sekarang kedua negara jadi raksasa di Asia Tenggara. Thailand bahkan sudah lolos ke Piala Dunia 2019.

Filipina yang sepak bola wanitanya didukung penuh federasi sudah membuahkan hasil. Pada laga pembuka Piala Asia 2022 mereka mengalahkan Negeri Gajah Putih 1-0. Target ambisius selanjutnya adalah lolos Piala Dunia Wanita 2023.

Capaian-capaian tersebut berhasil dicapai karena federasi bekerja dengan program terencana. Bukan sebatas kata-kata mutiara "Ini anak-anak yang saya banggakan" tapi tak bertindak secara nyata.

Dua hal yang harus dilakukan PSSI dalam waktu dekat. Wajib menggulirkan Liga 1 Putri.

Jika dirasa terlalu berat menghidupkan kembali kompetisi kirim para pemain ke luar negeri untuk menimba ilmu, memupuk pengalaman. Titipan atau bukan, atau apa pun itu istilahnya, mengirim pemain ke luar negeri berdampak besar untuk mereka dan masa depan tim nasional.


Jika keduanya tidak mampu, apalagi tidak mau dilakukan? Mungkin sudah waktunya bukan pemain saja yang dinaturalisasi, pengurus PSSI juga.

Sumber: Football5star

KOLOM: Piala Asia Wanita Tempat Belajar Pemain, Sekaligus untuk Menampar PSSI

KOLOM: Piala Asia Wanita Tempat Belajar Pemain, Sekaligus untuk Menampar PSSI

KOLOM: Piala Asia Wanita Tempat Belajar Pemain, Sekaligus untuk Menampar PSSI

KOLOM: Piala Asia Wanita Tempat Belajar Pemain, Sekaligus untuk Menampar PSSI

KOLOM: Piala Asia Wanita Tempat Belajar Pemain, Sekaligus untuk Menampar PSSI

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya