0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ketika Justin Trudeau Terdiam Kala Diminta Komentari Kerusuhan di AS

wartaekonomi
wartaekonomi - Wed, 03 Jun 2020 16:16
Dilihat: 22
Ottawa

Perdana Menteri (PM) Kanada, Justin Trudeau, kehilangan kata-kata saat dimintai tanggapan terkait respon Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap aksi demonstrasi George Floyd.

Trudeau sempat terdiam selama 21 detik saat seorang jurnalis bertanya tentang permintaan Trump untuk aksi militer menghadapi gelombang aksi demonstrasi di seluruh negara itu. Meski akhirnya memberikan jawaban, ia tampak enggan untuk mengomentari situasi tersebut.

Baca Juga: Gara-gara Pakai Agama untuk Kedok, Trump Dapat Kecaman dari Keuskupan Agung

"Kita semua menyaksikan dengan ngeri dan ketakutan apa yang terjadi di Amerika Serikat," kata Trudeau selama konferensi pers hariannya.

"Ini adalah waktu untuk menyatukan orang-orang, tetapi inilah saatnya untuk mendengarkan. Sudah waktunya untuk mempelajari apa itu ketidakadilan, dan itu terus berlanjut meskipun ada kemajuan selama bertahun-tahun dan puluhan tahun," sambungnya.

"Tetapi ini adalah waktu bagi kita sebagai orang Kanada untuk mengakui bahwa kita juga menghadapi tantangan bahwa warga kulit hitam Kanada dan orang-orang Kanada yang terasialisasi menghadapi diskriminasi sebagai kenyataan hidup setiap hari. Ada diskriminasi sistemik di Kanada, yang berarti sistem kami memperlakukan orang Kanada dari warna, orang Kanada yang dirasialis berbeda dari yang mereka lakukan orang lain," tuturnya seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (3/6/2020).

Sementara beberapa pengguna media sosial mengklaim bahwa Trudeau "tidak bisa berkata-kata" oleh tindakan presiden AS, yang lain mengatakan ia menolak untuk mengkritik Trump.

Kerusuhan meletus di AS setelah seorang pria Afro-Amerika George Floyd meninggal di cekik dengan lutut polisi Minneapolis pada 25 Mei. Sebuah video penangkapannya yang diposting secara online menunjukkan Derek Chauvin, seorang polisi kulit putih, menekan lututnya di leher Floyd selama hampir delapan menit.

Floyd sempat mengatakan dia tidak bisa bernapas, sampai pingsan dan kemudian sekarat di rumah sakit. Setelah kematian Floyd, Chauvin didakwa melakukan pembunuhan tingkat tiga dan pembantaian, sementara total empat petugas dipecat.

Justin Trudeau gave an epic pause when asked about Donald Trump's response to US protests https://t.co/ptHDt95JQ9 pic.twitter.com/t0LDipnXNM

- BBC News (World) (@BBCWorld) June 2, 2020

Penulis: Redaksi

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: AP/The Canadian Press/Justin Tang

Sumber: wartaekonomi

Ketika Justin Trudeau Terdiam Kala Diminta Komentari Kerusuhan di AS

Ketika Justin Trudeau Terdiam Kala Diminta Komentari Kerusuhan di AS

Ketika Justin Trudeau Terdiam Kala Diminta Komentari Kerusuhan di AS

Ketika Justin Trudeau Terdiam Kala Diminta Komentari Kerusuhan di AS

Ketika Justin Trudeau Terdiam Kala Diminta Komentari Kerusuhan di AS

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya