0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ketahuan Lucinta Luna Ganti 'Anu', Begini Fatwa MUI

wartaekonomi
wartaekonomi - Wed, 12 Feb 2020 18:29
Dilihat: 30
Jakarta

Pasca ditetapkan tersangka penyalahgunaan narkoba oleh Polda Metro Jaya, jenis kelamin Artis Lucinta Luna pun terungkap.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus menuturkan berdasar keterangan dari Kartu Tanda Penduduk (KTP) tertera bahwa Lucinta Luna berjenis kelamin wanita. Sedangkan, berdasar keterangan paspor Lucinta Luna tertera berjenis kelamin laki-laki.

Terkait itu, Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam mengatakan pihaknya sudah mengeluarkan fatwa terkait penggantian alat kelamin.

Ia mengatakan fatwa ditetapkan pada Juli 2010. Fatwa itu diberi nama 'Fatwa tentang Penggantian dan Penyempurnaan Jenis Kelamin.

Baca Juga: Pak Polisi Buka-bukaan Lucinta Luna di Ditahan Sel Perempuan: Sel Pria Penuh

Baca Juga: KTP Perempuan Paspor Pria, Akhirnya Lucinta Luna Ditahan di Sini

"Seiring dengan fenomena pergantian jenis kelamin yang menjadi isu publik sejak kasus pidana narkoba oleh artis, pria menjadi wanita atau sebaliknya, maka Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan fatwa terkait, yang ditetapkan Juli 2010," katanya dalam keterangannya, Rabu (12/2/2020).

Berikut bunyi fatwa MUI:

Fatwa tentang Pergantian dan Penyempurnaan Jenis Kelamin

A. Pergantian Alat Kelamin

1. Mengubah alat kelamin dari pria menjadi wanita atau sebaliknya yang dilakukan dengan sengaja, misal dengan operasi kelamin, hukumnya haram.

2. Membantu melakukan ganti kelamin sebagaimana poin 1 hukumnya haram.

3. Penetapan keabsahan status jenis kelamin akibat operasi pergantian alat kelamin sebagaimana poin 1 tidak dibolehkan dan tidak memiliki implikasi hukum syar'i terkait pergantian tersebut.

4. Kedudukan hukum jenis kelamin orang yang telah melakukan operasi ganti kelamin sebagaimana poin 1 adalah sama dengan jenis kelamin semula seperti belum dilakukan operasi ganti kelamin, mesti telah memperoleh penetapan pengadilan.

B. Penyempurnaan Alat Kelamin

1. Menyempurnakan alat kelamin bagi seorang khantsa yang fungsi alat kelamin laki-lakinya lebih dominan atau sebaliknya, melalui proses operasi penyempurnaan alat kelamin, maka hukumnya diperbolehkan.

2. Membantu melaksanakan penyempurnaan alat kelamin seperti dimaksud poin 1, diperbolehkan.

3. Pelaksanaan operasi penyempurnaan seperti dimaksud poin 1 itu harus berdasarkan atas pertimbangan medis bukan hanya pertimbangan psikis semata.

4. Penetapan keabsahan status jenis kelamin akibat operasi yang dimaksud poin 1 dibolehkan sehingga memiliki implikasi hukum syar'i terkait penyempurnaan tersebut.

5. Kedudukan hukum jenis kelamin orang yang telah melakukan operasi dimaksud poin 1 adalah sesuai dengan jenis kelamin setelah penyempurnaan sekalipun belum mendapat penetapan pengadilan terkait perubahan status tersebut.

Penulis: Redaksi

Editor: Vicky Fadil


Foto: (Foto: Vania/Okezone)

Sumber: wartaekonomi

Ketahuan Lucinta Luna Ganti 'Anu', Begini Fatwa MUI

Ketahuan Lucinta Luna Ganti 'Anu', Begini Fatwa MUI

Ketahuan Lucinta Luna Ganti 'Anu', Begini Fatwa MUI

Ketahuan Lucinta Luna Ganti 'Anu', Begini Fatwa MUI

Ketahuan Lucinta Luna Ganti 'Anu', Begini Fatwa MUI

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya