0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kesan Beda Idul Adha Muslim Somalia Hingga Amerika Serikat

Republika Online
Republika Online - Sun, 02 Aug 2020 16:31
Dilihat: 51
Kesan Beda Idul Adha Muslim Somalia Hingga Amerika Serikat

DUBAI - Muslim di seluruh dunia merayakan Idul Adha di tengah ancaman pandemi Covid-19. Muslim merayakannya dengan berqurban dan menyalurkannya ke kelompok yang membutuhkan karena terbatasnya haji tahun ini.

Pandemi Covid-19 menghadirkan kesulitan ekonomi bagi jutaan orang di dunia. Bahkan sebagian dari mereka akan segera jatuh ke lubang kemiskinan. Sebagian Muslim diklaim kesulitan menunaikan qurban seiring memburuknya ekonomi.

Contohnya di Somalia yang mengalami lonjakan tinggi pada harga daging. Abdishakur Dahir yang merupakan seorang PNS di Ibu Kota Mogadishu mengakui baru kali ini tak bisa berqurban karena tingginya kenaikan harga.

"Saya saja sulit beli makan untuk keluarga. Kami hanya coba bertahan hidup sekarang. Hidup kian sulit setiap harinya," kata Dahir dilansir dari livemint pada Ahad (2/8).

Memburuknya ekonomi turut dirasakan pedagang hewan qurban Oumar Maiga. Ia mengakui bisnisnya kian sulit sejak pandemi covid-19. "Situasinya sulit sekarang, situasi ini belum pernah terjadi dalam beberapa tahun belakangan," ujar Oumar.

Pandemi Covid-19 juga menyebabkan sebagian Muslim tak bisa berkumpul dengan keluarga. Seperti terjadi di Baghdad, Ibukota Irak dimana mayoritas Muslim merayakan Idul Adha di rumah. Jalan-jalan di Baghdad nampak sepi karena lockdown selama 10 hari yang diterapkan pemerintah.

"Kami sempat berharap lockdown ini akan disudahi selama Idul Adha... Kami terkejut lockdown ternyata masih diterapkan saat Idul Adha," ujar pemilik kafe di Baghdad, Marwan Madhat.

Sedangkan Muslim di Amerika Serikat harus menerapkan protokol kesehatan saat shalat Idul Adha. Sebagian Muslim lain memilih beribadah di rumah. Muslim di Illinois yang ingin shalat di

Muslim Education Center wajib dicek suhu tubuhnya dan menjaga jarak. Suara Imam kurang terdengar jelas karena memakai masker ketika menyampaikan khutbah.

Di Los Angeles, Arfa Faiz bersama beberapa temannya mengadakan perayaan Idul Adha di taman. Ini jauh dari kesan perayaan tahun lalu yang sangat ramai di pantai atau gedung pertemuan. "Biasanya Idul Adha di L.A sangat ramai, banyak kegiatan yang dilakukan," kenang Faiz.

Sumber: https://www.livemint.com/news/world/muslims-worldwide-celebrate-eid-al-adha-11596273575036.html


Berita Terkait
  • Hikmah Qurban: Teladan Kepatuhan Ibrahim AS yang Abadi
  • ACT Lampung Ajak warga Gotong Royong Bantu Sesama
  • Telkomsel Salurkan 777 Hewan Qurban
Berita Lainnya
  • Kesan Beda Idul Adha Muslim Somalia Hingga Amerika Serikat
  • Purwakarta Persiapkan Buka Kembali Sekolah di Tiga Kecamatan

Kesan Beda Idul Adha Muslim Somalia Hingga Amerika Serikat

Kesan Beda Idul Adha Muslim Somalia Hingga Amerika Serikat

Kesan Beda Idul Adha Muslim Somalia Hingga Amerika Serikat

Kesan Beda Idul Adha Muslim Somalia Hingga Amerika Serikat

Kesan Beda Idul Adha Muslim Somalia Hingga Amerika Serikat

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya