0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kesaksian Aremania: Kami Diperlakukan tak Manusiawi

Republika Online
Republika Online - Sun, 02 Oct 2022 11:49
Dilihat: 40
Kesaksian Aremania: Kami Diperlakukan tak Manusiawi

MALANG -- Pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya menimbulkan duka mendalam bagi dunia pesepakbolaan Indonesia. Ratusan Aremania dinyatakan meninggal dunia dan lainnya mengalami luka-luka akibat kejadian ini.

Muhammad Riandi Cahyono merupakan salah satu Aremania yang turut menjadi korban dalam tragedi tersebut. Dia dan kekasihnya sengaja menyaksikan pertandingan tersebut dengan mengendarai motor dari Blitar. "Sekarang saya tidak tahu di mana pacar saya, belum ketemu sampai sekarang," ucap pria yang berusia 22 tahun tersebut di RSUD Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Ahad (2/10/2022).

Pada saat kejadian, Riandi tak menampik ikiut turun ke lapangan bersama Aremania lainnya. Hal ini semata-mata untuk menyampaikan protesnya karena Arema FC kalah dengan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan.

Bukannya respons positif, Riandi justru mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi. Banyak Aremania yang dipukul oleh petugas sehingga membuatnya sedih dan kecewa. Ditambah lagi, petugas melakukan penembakan gas air mata ke suporter.

Berdasarkan pengamatan Riandi, gas air mata ditembak ke arah dekat papan skor. Tak hanya di area stadion, gas mata juga ditembakkan di luar stadion. Situasi ini menyebabkan banyak suporter sesak napas hingga jatuh kesakitan.

Saat ini, Riandi mengaku sudah tidak merasakan sesak napas kembali. Yang tersisa hanya sakit yang dirasakan sekujur tubuhnya. Hal ini terutama bagian tangannya yang mengalami patah tulang.

Tak hanya Riandi, Novandra Zulkarnain (20 tahun) dan Aldita Putri juga turut menjadi korban. Keduanya sama-sama ikut terinjak sehingga menyebabkan mereka mengalami luka ringan saat tragedi tersebut terjadi. Hal ini bisa terjadi lantaran mereka panik saat gas air mata ditembakan ke arah suporter.


Berita Terkait
  • Pemprov Jatim Berikan Santunan untuk Korban di Kanjuruhan
  • Jokowi Minta Pelaksanaan dan Prosedur Pengamanan Pertandingan Sepak Bola Dievaluasi
  • LBH Surabaya Minta Pemerintah Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan
Berita Lainnya
  • Pemprov Jatim Janjikan Santunan Rp 10 Juta untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Malang
  • Budayawan Jaya Suprana: Tragedi Suporter Sepakbola Kanjuruhan Peringatan Yang Maha Esa

Kesaksian Aremania: Kami Diperlakukan tak Manusiawi

Kesaksian Aremania: Kami Diperlakukan tak Manusiawi

Kesaksian Aremania: Kami Diperlakukan tak Manusiawi

Kesaksian Aremania: Kami Diperlakukan tak Manusiawi

Kesaksian Aremania: Kami Diperlakukan tak Manusiawi

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya