0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kementerian PAN-RB Izinkan ASN Lakukan Perjalanan Dinas

Republika Online
Republika Online - Tue, 14 Jul 2020 07:15
Dilihat: 37
Kementerian PAN-RB Izinkan ASN Lakukan Perjalanan Dinas

JAKARTA -- Dalam tatanan normal baru, Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat melakukan tugas kedinasan ke luar daerah sepanjang memenuhi beberapa persyaratan tertentu. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 64/2020 tentang Kegiatan Perjalanan Dinas Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara Dalam Tatanan Normal Baru.

Dalam SE tersebut diatur beberapa persyaratan bagi ASN yang akan melakukan tugas perjalanan dinas. Di antaranya memperhatikan status penyebaran Covid-19 di daerah tujuan perjalanan dinas berdasarkan peta zonasi risiko Covid-19 yang ditetapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"ASN juga diharuskan memiliki Surat Tugas yang ditandatangani pejabat setingkat Eselon II atau Kepala Kantor," kata Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji dalam keterangan pers yang diterima Republika.co.id, Senin (13/7).

Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) diminta memastikan penugasan dan penerbitan surat tugas perjalanan dinas ASN dilakukan secara selektif, akuntabel, serta penuh kehati-hatian sesuai tingkat urgensinya. Selain status penyebaran Covid-19, perlu diperhatikan peraturan dan kebijakan pemerintah daerah asal dan tujuan perjalanan dinas terkait pembatasan keluar/masuk orang.

"Untuk kriteria dan persyaratan perjalanan mengacu pada SE Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 No 9/2020 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dari Menteri Kesehatan," ujar Wahyu.

PPK juga diminta memastikan ASN mematuhi SE Menteri PANRB ini. Apabila terdapat ASN yang melanggar, maka ASN dimaksud akan diberikan hukuman disiplin sesuai Peraturan Pemerintah No. 53/2010 tentang Disiplin PNS dan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Dalam SE tersebut, diharapkan ASN dapat mengajak masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya untuk menerapkan protokol kesehatan. "Di antaranya disiplin menggunakan masker ketika berada atau berkegiatan di luar rumah, menjaga jarak aman (physical distancing) saat berkomunikasi, dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat," ucap Wahyu.

Dengan adanya SE ini, maka SE No. 46/2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah atau Kegiatan Mudik dan Cuti Bersama Bagi ASN Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 sebagaimana telah diubah dengan SE Menteri PANRB No 55/2020 tentang perubahan atas SE Menteri PANRB No. 46/2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah atau kegiatan mudik atau cuti bagi ASN dalam Upaya Pencegahan Covid-19 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.


Berita Terkait
  • Angka Kesembuhan Covid-19 di NTB Tembus 1.013 Orang
  • Pasien Covid-19 Sembuh di Kabupaten Bogor Capai 44 Persen
  • Meksiko Jadi Negara Keempat Jumlah Kematian Tertinggi
Berita Lainnya
  • Perbankan Syariah Gencarkan Kurban Digital
  • Kementerian PAN-RB Izinkan ASN Lakukan Perjalanan Dinas

Kementerian PAN-RB Izinkan ASN Lakukan Perjalanan Dinas

Kementerian PAN-RB Izinkan ASN Lakukan Perjalanan Dinas

Kementerian PAN-RB Izinkan ASN Lakukan Perjalanan Dinas

Kementerian PAN-RB Izinkan ASN Lakukan Perjalanan Dinas

Kementerian PAN-RB Izinkan ASN Lakukan Perjalanan Dinas

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya