0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kemenkes Belum Terima Informasi Penderita Corona dari Jepang

Republika Online
Republika Online - Sun, 23 Feb 2020 17:47
Dilihat: 31
Kemenkes Belum Terima Informasi Penderita Corona dari Jepang

JAKARTA -- Kementerian Kesehatan menyatakan belum mendapatkan pernyataan resmi dari pemerintah Jepang terkait berita bahwa seorang pria Jepang dinyatakan positif mengindap virus corona baru atau COVID-19. Pria Jepang itu positif COVID-19 tak lama setelah pulang dari Indonesia.

"Saya sudah tanyakan itu ke national focal point-nya Jepang semalam sampai sekarang belum dijawab," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono saat dihubungi di Jakarta, Ahad (23/2).

Dia mengatakan telah menghubungi pihak Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan (Ministry of Health, Labour, and Welfare) Jepang terkait dengan benar atau tidaknya informasi itu pada Sabtu (22/2). Namun, Kemenkes masih menunggu jawaban dari pihak kementerian.

"Saya belum mendapatkan notifikasi dari pemerintah Jepang dari Ministry of Health, Labour, and Welfare. Saya tidak bisa komentar lebih lanjut kalau notifikasinya belum ada," kata dia.

Pertumbuhan kasus COVID-19 kembali dilaporkan menurun, yaitu 599 kasus baru sepanjang Sabtu (22/2), berdasarkan data resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Data laporan situasi harian resmi dari WHO yang dikutip di Jakarta, Ahad, penambahan kasus COVID-19 baru yang terkonfirmasi 599 kasus menjadi total 77.794 kasus positif secara global.

Sebelumnya, dikutip dari the Jakarta Post, seorang pria Jepang dinyatakan positif mengidap penyakit COVID-19 tak lama setelah kembali dari kunjungan ke Indonesia, sebagaimana dilaporkan penyiar publik Jepang NHK. Menurut laporan NHK, pemerintah metropolitan Tokyo mengumumkan pada Sabtu (22/2) bahwa pria itu, seorang warga Tokyo berusia 60-an tahun, telah terinfeksi virus corona baru.

Pria itu seorang anggota staf sebuah fasilitas perawatan senior, mengunjungi sebuah institusi perawatan kesehatan pada 12 Februari setelah dia mengalami "gejala-gejala seperti pilek". Namun, ia kembali ke rumah pada hari yang sama karena dia tidak didiagnosis menderita pneumonia.

Dia dilaporkan bepergian ke Indonesia saat liburan keluarga pada 15 Februari. Laporan NHK tidak menentukan tujuan pasti pria itu di Indonesia.

Pria itu dirawat di rumah sakit setelah kembali ke Jepang pada 19 Februari karena kesulitan bernafas, dan dikatakan dalam "kondisi serius".


Berita Terkait
  • Jadwal Tunda Inter Vs Sampdoria Segera Dirilis
  • Korsel Nyatakan Status Tertinggi Wabah Corona
  • Corona Infeksi 78 Ribu Orang, Ini Daftar Negara Terdampak
Berita Lainnya
  • Arsul Sani: Salam Pancasila tak Bisa Gantikan Salam Agama
  • Pasien Diduga Corona di RSHS Pernah Pergi ke Thailand

Kemenkes Belum Terima Informasi Penderita Corona dari Jepang

Kemenkes Belum Terima Informasi Penderita Corona dari Jepang

Kemenkes Belum Terima Informasi Penderita Corona dari Jepang

Kemenkes Belum Terima Informasi Penderita Corona dari Jepang

Kemenkes Belum Terima Informasi Penderita Corona dari Jepang

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya