0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kemenhub Beri Peringatan Keras Soal Balon Udara

Republika Online
Republika Online - Sun, 09 Jun 2019 14:50
Dilihat: 58
Kemenhub Beri Peringatan Keras Soal Balon Udara

SLEMAN -- Keberadaan balon-balon udara liar milik masyarakat mulai meresahkan. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bahkan akan mengambil jalur hukum mengingat itu membahayakan penerbangan.

Kasubdit Penyidik Pegawai Negeri Sipil Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub, Rudi Richardo, mengaku prihatin atas kondisi itu. Sebab, masih banyak balon-balon udara yang dapat terlihat dari pesawat.

"Balon-balon udara yang melintas di wilayah udara tersebut dapat membahayakan penerbangan," kata Rudi saat ditemui di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Ahad (9/6).

Saat ini, sudah cukup banyak laporan yang sudah disampaikan pilot terkait balon-balon udara yang lepas. Terlebih, ada Peraturan Menteri Perhubungan soal tata cara pengoperasian balon udara.

Untuk itu, mulai sekarang, Kemenhub akan langsung berkoordinasi dengan Polisi. Utamanya, Polres Wonosobo dan polres-polres yang lokasinya banyak jadi lokasi pengoperasian balon udara.

Koordinasi diharapkan dapat menyamakan persepsi dalam melakukan penegakan hukum. Ia menekankan, pengoperasian balon udara sudah menimbulkan permasalahan terhadap kemasyarakatan.

Misal, lanjut Rudi, rumah terbakar. Selain itu, tentu dalam area pengoperasian yang secara luas tersebut ada kemungkinan kejadian-kejadian yang dapat mengganggu penerbangan.

"Kami berharap proses penegakan hukum pelanggaran kelalaian atau kesengajaan yang menimbulkan kerugian materi, cacat/meninggalnya orang, membahayakan operasion penerbangan dapat dilakukan penegakan hukum secara tepat," ujar Rudi.

Ia menilai, memang ada hukum umum dan hukum khusus yang berlaku. Terkait balon-balon udara liar ini, hukum umumlah yang akan terus disamakan persepsi Kemenhub dan Polisi.

Utamanya, dalam pengoperasian masuk dalam kawasan keselamatan operasi penerbangan. Artinya, akan melanggar Pasal 421 UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.


"Kami akan segera menindaklanjuti operasi penegakan hukum, ancaman hukuman pidana tiga tahun, kita akan lakukan tindakan tegas karena membahayakan keselamatan penerbangan." kata Rudi.

Berita Terkait
  • Menikmati Sensasi Pantai Pasir Putih Pulau Saronde
  • Dubes Tantowi Yahya Hibur WNI dengan Nyanyi Dangdut
  • Pengunjung Pantai Pangandaran Menurun Lebaran Tahun Ini
Berita Lainnya
  • Mahasiswa UM Ubah Lumpur Jadi Penyerap Logam Berbahaya
  • Ranieri Berharap yang Terbaik untuk Pelatih Roma Berikutnya

Kemenhub Beri Peringatan Keras Soal Balon Udara

Kemenhub Beri Peringatan Keras Soal Balon Udara

Kemenhub Beri Peringatan Keras Soal Balon Udara

Kemenhub Beri Peringatan Keras Soal Balon Udara

Kemenhub Beri Peringatan Keras Soal Balon Udara

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya