0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kemendikbud Siapkan Modul PJJ PAUD-SD untuk Orang Tua

Republika Online
Republika Online - Sat, 08 Aug 2020 18:42
Dilihat: 53
Kemendikbud Siapkan Modul PJJ PAUD-SD untuk Orang Tua

JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan modul pembelajaran untuk siswa PAUD dan SD guna membantu proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama masa pandemi. Tak hanya berisikan panduan untuk siswa dan guru, tapi juga untuk orang tua siswa.

Mendikbud Nadiem Anwar Makarim mengatakan, modul-modul itu berisi uraian pembelajaran berbasis pada aktivitas guru, orang tua, dan peserta didik. "Kemendikbud mempersiapkan modul yang bisa dijalankan oleh guru dan orang tua secara independen di rumah dalam masa kondisi PJJ ini," kata Nadiem dalam taklimat media Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19, Jumat (7/8).

Bagi guru, kata dia, modul-modul itu akan berguna sebagai panduan melaksanakan PJJ. Bagi orang tua, fungsinya adalah memberikan instruksi spesifik ketika mendampingi anak belajar.

Adapun untuk siswa, modul memberikan penjelasan yang mudah dipahami terkait pembelajaran. Terdapat pula daftar kegiatan yang bisa dilakukan di rumah.

Modul belajar PAUD dilandaskan pada prinsip "Bermain adalah Belajar". Proses pembelajaran terjadi saat anak bermain sehingga menimbulkan rasa senang dan mengurangi kebosanan.

Sedangkan modul belajar SD fokusnya adalah literasi, numerasi, dan kecakapan hidup. "Proses pembelajaran ini dihubungkan dalam kegiatan sehari-hari yang kontekstual, sehingga dia bisa berpartisipasi dengan kegiatan orang tuanya," kata Nadiem.

Selain menerbitkan modul khusus PJJ, dalam kesempatan itu Nadiem juga mengumumkan soal kurikulum darurat untuk tahun ajaran 2020/2021. Kurikulum darurat itu merupakan kurikulum 2013 yang sudah dikurangi kompetensi dasarnya secara signifikan pada setiap mata pelajaran.

"Sehingga fokus kepada kompetensi yang esensial dan kompetensi yang menjadi prasyarat untuk kelanjutan pembelajaran ke tingkat selanjutnya," kata Nadiem.

Ia menyertakan beberapa contoh penyederhanaan kompetensi dasar tersebut. Pada tingkat SD kelas I, misalnya, kompetensi dasar mata pelajaran Bahasa Indonesia dikurangi 45 persen. Penjaskes dikurangi 38 persen. Matematika dikurangi 22 persen. Sedangkan PPKN tidak dikurangi sama sekali.


Berita Terkait
  • Mendikbud: Sekolah Tatap Muka Harus Persetujuan Orang Tua
  • Nadiem: Kurikulum Darurat Fokus di Syarat Kelanjutan Belajar
  • Sekolah di Zona Kuning, Mendikbud: Dibolehkan, Bukan Wajib
Berita Lainnya
  • Polisi Jelaskan Alasan Penahanan Anita Kolopaking
  • Gelandang Arsenal Ini tak Ingin Gegabah Ambil Keputusan

Kemendikbud Siapkan Modul PJJ PAUD-SD untuk Orang Tua

Kemendikbud Siapkan Modul PJJ PAUD-SD untuk Orang Tua

Kemendikbud Siapkan Modul PJJ PAUD-SD untuk Orang Tua

Kemendikbud Siapkan Modul PJJ PAUD-SD untuk Orang Tua

Kemendikbud Siapkan Modul PJJ PAUD-SD untuk Orang Tua

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya