0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kemenag Pertahankan Sistem Zonasi Pemondokan Haji

Republika Online
Republika Online - Sun, 25 Aug 2019 19:40
Dilihat: 29
Kemenag Pertahankan Sistem Zonasi Pemondokan Haji

IHRAM.CO.ID, MAKKAH --Kementerian Agama (Kemenag) akan tetap mempertahankan sistem zonasi untuk pemondokan jamaah haji Indonesia di Makkah. Karena, sistem zonasi memudahkan petugas maupun jamaah haji selama berada di Makakh.

"Hasil evaluasi awal dengan jajaran Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, sistem zonasi akan dipertahankan pada musim haji mendatang," kata Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan usai meninjau hotel 713 di Misfalah dan 206 di Syisah, Makkah, Ahad (25/8).

Tahun ini, kali pertama Kemenag memberlakukan sistem zonasi di Makkah. Ada tujuh zona hotel jemaah, yaitu: Syisah, Syisyah-Raudlah, Mahbas Jin, Raudlah, Misfalah, Jarwal, dan Rey Bakhsy.

"Sistem ini dinilai efektif. Secara psikologis jemaah terlihat lebih nyaman dan percaya diri karena kumpul dengan komunitasnya," ujarnya.

"Sistem zonasi juga memudahkan petugas, salah satunya dalam penyajian menu katering sesuai khas daerahnya," tambah Nur Kholis.

Meski demikian, Nur Kholis menyampaikan bahwa ada sejumlah catatan penguatan ke depan. Salah satunya, konfigurasi petugas. Ini mencakup komposisi petugas yang lama dan baru, lintas instansi, termasuk juga komposisi daerah.

"Beberapa kejadian tahun ini, ada sejumlah jemaah yang lupa arah jalan pulang hingga sampai zona yang berbeda. Kadang ada kendala bahasa saat akan mengidentifikasi asal sektor dan hotelnya," ujar Nur Kholis.

Penguatan lainnya pada aspek konfigurasi hotel. M Nur Kholis berharap penempatan hotel jemaah bisa diatur sedemikian rupa agar tidak sampai terjadi pecah kloter. "Atau, meski satu hotel, lantainya tidak berjauhan sehingga memudahkan dalam layanan," tuturnya.


Tiga tahun terakhir ikut terlibat dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Sekjen Kemenag memastikan perbaikan terus dilakukan berdasarkan evaluasi penyelenggaraan haji di setiap tahunnya. "Catatan evaluasi selalu kami jadikan lessons learned untuk perbaikan penyelenggaraan tahun mendatang," katanya.

Berita Terkait
  • Melihat Hotel di Makkah Setelah Ditinggal Pergi Jamaah Haji
  • Perusahaan Pelayan Jamaah Haji Diwajibkan Pakai Produk RI
  • Jamaah Haji Keluhkan Penundaan Penerbangan Pulang
Berita Lainnya
  • 5 Bahan Alami Untuk Melembutkan Tangan
  • Warga Bantul Diperas Wartawan Gadungan Rp 100 Juta

Kemenag Pertahankan Sistem Zonasi Pemondokan Haji

Kemenag Pertahankan Sistem Zonasi Pemondokan Haji

Kemenag Pertahankan Sistem Zonasi Pemondokan Haji

Kemenag Pertahankan Sistem Zonasi Pemondokan Haji

Kemenag Pertahankan Sistem Zonasi Pemondokan Haji

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya