0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kemenag Ajak Mahasantri Kedepankan Wajah Agama Moderat

Republika Online
Republika Online - Thu, 17 Sep 2020 07:09
Dilihat: 47
Kemenag Ajak Mahasantri Kedepankan Wajah Agama Moderat

JAKARTA -- Kementerian Agama mengajak Mahasantri mengedepankan wajah agama yang moderat. Untuk mewujudkannya, setiap mahasantri diminta belajar agama dengan sungguh-sungguh dan mengalahkan egoismenya.

Hal ini disampaikan Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Waryono, saat memberikan pembekalan Moderasi Beragama kepada para mahasantri Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB), di Bandung, Rabu (16/9).

"Sebagai mahasantri, Anda harus bisa berperan lebih aktif. Anda yang sebagai santri dimanapun berada harus menjalankan praktik beragama yang tasamuh, toleran, dan tidak tatorruf, tidak ekstrem," ujarnya dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Kamis (17/9).

Waryono menyampaikan, wajah agama akan bergantung kepada pemeluknya. Hal ini karena masing-masing pemeluk agama memiliki pemahaman dan kedalaman agama yang berbeda.

Pemeluk agama memiliki hak menampilkan wajah keberagamaan berdasarkan pemahamannya. Toleran atau ekstrem, bergantung dari pengetahuan yang dimiliki oleh setiap individu.

Waryono mencontohkan, sekarang ini banyak perilaku kekerasan yang mengatasnamakan agama. Pada akhirnya, hal tersebut yang membuat 'wajah' agama kurang baik.

"Ini sebenarnya masalah stigma. Memang ada satu dua yang melakukan teror atas nama agama, tapi itu hanya satu dua, tidak banyak. Tapi itu kemudian membuat wajah agama distigmakan seperti yang mereka lakukan," lanjutnya.

Mahasantri PBSB bisa menjadi pribadi-pribadi yang baik dalam mengamalkan ajaran agama bila memahaminya dengan baik dan benar. Pola-pola komunikasi dalam Alquran, bisa dipelajari lebih dalam oleh para mahasantri PBSB.

Pembelajaran seperti ini dinilai penting, agar para mahasantri selanjutnya juga dapat mengkomunikasikan pemahaman keberagamaan yang mereka miliki kepada lingkungannya.

"Dalam Alquran banyak dipakai cara komunikasi yang luar biasa, seperti qoulan baliigha, qoulan kariima, qoulan syadiida, dan lainnya," kata dia.


Berita Terkait
  • Hadapi PTS, Rumah Cerdas Al Fatih Gelar Try Out
  • Kebakaran Landa Ponpes di Cianjur, Dua Santri Meninggal
  • Gus Jazil: Ponpes Tempat Belajar Para Calon Pemimpin Bangsa
Berita Lainnya
  • Hero Jelaskan Pegawai Giant yang Meninggal karena Covid-19
  • PSBB, Transjakarta Ubah Waktu Operasional

Kemenag Ajak Mahasantri Kedepankan Wajah Agama Moderat

Kemenag Ajak Mahasantri Kedepankan Wajah Agama Moderat

Kemenag Ajak Mahasantri Kedepankan Wajah Agama Moderat

Kemenag Ajak Mahasantri Kedepankan Wajah Agama Moderat

Kemenag Ajak Mahasantri Kedepankan Wajah Agama Moderat

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya