0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kelompok Antivaksin Masih Berkeliaran, Ketua IDAI Minta Pemerintah Tarik Rem Darurat!

okezone
okezone - Fri, 18 Jun 2021 17:21
Dilihat: 37
Kelompok Antivaksin Masih Berkeliaran, Ketua IDAI Minta Pemerintah Tarik Rem Darurat!

KASUS harian Covid-19 memperlihatkan penambahan yang sangat tajam. Per 17 Juni 2021 saja misalnya, ada 12.624 kasus baru dan ini tercatat sebagai kasus tertinggi usai libur Lebaran.

Jika pemerintah tidak melakukan upaya serius, maka prediksi banyak ahli soal 'second wave' bisa saja terjadi. Bahkan, mungkin saja pandemi Covid-19 di Indonesia akan terus berlangsung selama 3 hingga 4 tahun.

"Jika pemerintah tidak tegas dalam menanggulangi pandemi, bisa saja pandemi di Indonesia berlangsung 3 sampai 4 tahun lagi," kata Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof Aman Pulungan, dalam konferensi pers virtual, Jumat (18/6/2021).

Terlebih, kata Prof Aman, masih banyak di tengah masyarakat, kelompok antivaksin ataupun mereka yang masih percaya bahwa Covid-19 ini sebatas konspirasi. Kelompok ini yang akhirnya membuat penanganan pandemi menjadi runyam.

"Walau jumlahnya kecil (kelompok) antivaksin dan orang-orang yang percaya Covid-19 ini konspirasi, mereka tetap buat kacau! Jadi, walau jumlah mereka sedikit, mereka menyebar di grup WhatsApp dan ini akan sangat menyulitkan penanganan pandemi," tambah Prof Aman.

Belum lagi soal kecukupan tempat tidur di rumah sakit yang semakin menipis. Di DKI Jakarta saja misalnya, per 17 Juni 2021, tercatat sekitar 8.000 tempat tidur isolasi yang tersedia, sudah terisi 84 persennya. Lalu, ruang ICU sudah terisi 74 persen.

"Sistem kesehatan Indonesia bisa collapse jika pihak yang berwenang dan terlibat tidak segera melakukan upaya-upaya maksimal untuk penanganan Covid-19 ini," kata Prof Aman.

Begitu juga soal varian baru yang dimungkinkan sudah banyak menyebar di Indonesia. Menurut Prof Aman, varian baru Covid-19 ini cukup bisa dituduh sebagai alasan terjadinya lonjakan kasus yang sekarang dialami. Sebab, varian baru Covid-19 ini diketahui lebih mudah menyebar, mungkin lebih memperberat gejala, mungkin lebih meningkatkan kematian, dan mungkin menghilangkan efek vaksin.


"Kalau perlu, tarik rem darurat sekarang di Pulau Jawa," tambahnya.

Sumber: okezone

Kelompok Antivaksin Masih Berkeliaran, Ketua IDAI Minta Pemerintah Tarik Rem Darurat!

Kelompok Antivaksin Masih Berkeliaran, Ketua IDAI Minta Pemerintah Tarik Rem Darurat!

Kelompok Antivaksin Masih Berkeliaran, Ketua IDAI Minta Pemerintah Tarik Rem Darurat!

Kelompok Antivaksin Masih Berkeliaran, Ketua IDAI Minta Pemerintah Tarik Rem Darurat!

Kelompok Antivaksin Masih Berkeliaran, Ketua IDAI Minta Pemerintah Tarik Rem Darurat!

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya