0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kejakgung Minta BPK Tepat Waktu Umumkan Kerugian Jiwasraya

Republika Online
Republika Online - Thu, 27 Feb 2020 20:09
Dilihat: 32
Kejakgung Minta BPK Tepat Waktu Umumkan Kerugian Jiwasraya

JAKARTA -- Kejaksaan Agung (Kejakgung) menunggu penghitungan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang angka pasti kerugian negara dugaan korupsi dan pencucian uang (TPPU) PT Asuransi Jiwasraya. BPK menjanjikan audit investigasi kerugian negara, akan rampung pada akhir bulan ini.

Penyidik Direktorat Pidana Khusus (Pidsus) Kejakgung, akan menjadikan hasil audit BPK sebagai angka pasti besaran kerugian negara, dalam rencana dakwaan enam tersangka.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejakgung Hari Setiyono mengatakan, sampai Kamis (27/2), belum ada kepastian perampungan audit kerugian negara yang saat ini dikerjakan BPK.

"Mudah-mudahan janji BPK sampai dengan akhir bulan ini bisa selesai. Bisa jadi karena cukup besar (angka kerugian negara), tentu harapan kita bisa cepat selesai. Kita menunggu hasilnya," kata dia di Kejakgung, Jakarta, Kamis (27/2).

Hari menerangkan, tim penyidik khusus di Kejakgung, sudah merampungkan berkas penyidikan perkara enam tersangka Jiwasraya. "Sekitar 85 persen itu yang disampaikan Dirdik (Direktur Penyidikan)," terang Hari.

Kekurangan 15 persen pemberkasan, salah satunya yaitu tentang angka kerugian negara, dan sejumlah izin pengadilan terhadap barang sitaan. Terkait kerugian negara, dalam penyidikan, sebetulnya Kejakgung punya estimasi tersendiri.

Semula Kejakgung meyakini potensi kerugian negara dari dugaan korupsi dan TPPU Jiwasraya di angka RP 13,7 triliun. Akan tetapi, hasil penelusuran tim penyidik, kerugian negara meningkat menjadi Rp 17 triliun. Tetapi kata dia, angka dari penyidik tersebut, membutuhkan pembanding, terutama dari BPK.

BPK sebagai auditor negara yang memiliki kewenangan melakukan penghitungan kerugian negara. Dalam dakwaan nantinya, kata Hari, angka pasti kerugian negara mengacu pada hasil audit BPK.

Audit BPK, kata Hari akan menjadi bagian dari berkas perkara dakwaan terhadap para tersangka. "Tidak ada (kerugian negara) versi BPK, atau versi Kejaksaan Agung. Yang tetap dipakai, hasil dari audit BPK. Bisa sebagai ahli, atau alat bukti surat perhitungan kerugian negara," terang Hari.

Ia pun menambahkan, tim audit di BPK, ikut melakukan pemeriksaan terhadap enam tersangka untuk menemukan angka pasti kerugian negara.

Ketua BPK Agung Firman Sampurna, 3 Februari lalu menyampaikan proses audit investigasi kerugian negara dalam kasus Jiwasraya, akan rampung dan akan diumumkan pada akhir bulan ini. Dalam hasil audit investigasi pendahuluan pada 13 Januari, BPK sudah menyampaikan ragam manipulasi, penyimpangan, dan penyelewengan dalam pengelolaan Jiwasraya, sejak 2006 sampai 2018.

BPK menebalkan, terjadinya manipulasi akutansi untuk pembukuan laba fiktif, yang berakhir dengan kondisi gagal bayar Jiwasraya, senilai Rp 13,7 triliun per September 2018.


Berita Terkait
  • OJK Diminta Berhati-hati dalam Menangani Jiwasraya
  • Demokrat Protes Usulan Pansus Jiwasraya tak Pernah Dibacakan
  • Erick Thohir: Kasus Jiwasraya, Kebobrokan yang Harus Disetop
Berita Lainnya
  • Arsul Sani: Salam Pancasila tak Bisa Gantikan Salam Agama
  • Pasien Diduga Corona di RSHS Pernah Pergi ke Thailand

Kejakgung Minta BPK Tepat Waktu Umumkan Kerugian Jiwasraya

Kejakgung Minta BPK Tepat Waktu Umumkan Kerugian Jiwasraya

Kejakgung Minta BPK Tepat Waktu Umumkan Kerugian Jiwasraya

Kejakgung Minta BPK Tepat Waktu Umumkan Kerugian Jiwasraya

Kejakgung Minta BPK Tepat Waktu Umumkan Kerugian Jiwasraya

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya