0
Thumbs Up
Thumbs Down

KBRI Bantu Pemulangan WNI dari Warsawa

Republika Online
Republika Online - Sat, 18 Apr 2020 00:34
Dilihat: 52
KBRI Bantu Pemulangan WNI dari Warsawa

LONDON -- Kedutaan Besar Republik Indonesia di Warsawa bekerja sama dengan KBRI Berlin dan KBRI Den Haag memfasilitasi kepulangan 18 orang warga negara Indonesia (WNI) ke Tanah Air.

Kepulangan WNI ke Tanah Air, karena situasi ekonomi di Polandia makin sulit akibat berhentinya operasi perusahaan tempat mereka bekerja di antaranya di sektor perhotelan, sektor pemotongan ayam dan industri well being.

"Beberapa dari mereka bertekad untuk kembali ke Polandia apabila ekonomi sudah kembali membaik dan telah selesainya wabah Covid-19 di negara Eropa Tengah ini," demikian Kepala Fungsi Ekonomi KBRI Warsawa Taufiq Lamsuhur kepada Antara di London, Jumat.

Ia mengatakan, proses pemulangan para WNI dilakukan di tengah masih ditutupnya perbatasan negara-negara tertentu, termasuk Polandia.

Untuk itu diperlukan koordinasi yang lebih erat dengan pihak keamanan, imigrasi dan satgas sanitary di negara akreditasi dan negara-negara yang dilewati, khususnya Jerman dan Belanda.

Para WNI tersebut, terbang dari Amsterdam menuju Denpasar pada hari Jumat, ( 17/4).

Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Warsawa, George Lakehena, mengawal langsung proses perjalanan para WNI dari Warsawa ke perbatasan Jerman. KBRI mempersiapkan rencana pemulangan ini secara bertahap dengan melihat perkembangan kondisi di lapangan.

Meskipun para WNI mengeluarkan sendiri biaya pesawat dan kereta, kegiatan pemulangan tidak akan berlangsung apabila para WNI mengatur sendiri-sendiri perjalanan mereka.

Keterbatasan jumlah penerbangan, kapasitas kursi di kereta dan proses melewati perbatasan yang dijaga ketat merupakan hal yang memerlukan pendekatan dan komunikasi tersendiri dengan memanfaatkan jalur khusus antarpemerintah.

Duta Besar Indonesia di Polandia Siti Nugraha Mauludiah kepada Antara London menyampaikan kondisi perekonomian di Polandia cukup terpukul akibat wabah COVID-19. Sektor yang paling terpukul adalah sektor pariwisata dan jasa terkait, antara lain hotel, restoran, coffee shop, biro perjalanan, transportasi publik, dan industri well-being. Sektor lainnya yang juga terkena adalah industri otomotif, elektronik, perusahaan logistik dan industri garmen.


Namun demikian, Dubes Nining demikian Dubes Siti Nugraha Mauludiah biasa disapa, melihat beberapa sektor lain, seperti farmasi, industri alat-alat kesehatan, pertanian (pangan) dan e-commerce justru mengalami peningkatan aktivitas.

Berita Terkait
  • PDP di Singkawang Meninggal
  • Jepang Perluas Wilayah dalam Keadaan Status Darurat Nasional
  • Menkes Setujui PSBB Sumbar
Berita Lainnya
  • Tujuh WNI Sembuh Covid-19 di Singapura
  • Hukum Menggunakan Hand Sanitizer Beralkohol

KBRI Bantu Pemulangan WNI dari Warsawa

KBRI Bantu Pemulangan WNI dari Warsawa

KBRI Bantu Pemulangan WNI dari Warsawa

KBRI Bantu Pemulangan WNI dari Warsawa

KBRI Bantu Pemulangan WNI dari Warsawa

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya