0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kasus Jiwasraya Mulai Disidang 3 Juni

Republika Online
Republika Online - Tue, 26 May 2020 18:25
Dilihat: 43
Kasus Jiwasraya Mulai Disidang 3 Juni

JAKARTA -- Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta Pusat menjadwalkan sidang perdana dugaan korupsi dan pencucian uang (TPPU) PT Asuransi Jiwasraya pada Rabu 3 Juni 2020 mendatang. PN Tipikor Jakpus, sudah menentukan susunan Majelis Hakim yang akan menyidangkan perkara skandal kejahatan keuangan terbesar di Indonesia tersebut.

"Sudah kita tentukan, persidangan pertama dan pembacaan dakwaan itu nanti tanggal 3 Juni," kata Kepala PN Jakpus, Hakim Yanto saat dihubungi Republika, dari Jakarta, Selasa (26/5).

Hakim Yanto juga menerangkan, dalam perkara itu nantinya akan ada dua Majelis Hakim yang terpisah. "Karena ini kan berkasnya (sementara) ada lima (terdakwa). Jadi nanti persidangannya dipisah," kata dia.

Setiap Majelis Hakim, kata dia, nantinya terdiri dari masing-masing lima hakim, dengan melibatkan para hakim adhoc. Hakim Yanto menerangkan, Majelis Hakim pertama akan diketuai oleh Hakim Saifuddin Zuhri. Sedangkan Majelis Hakim kedua, diketuai Hakim Rusmina. Masing-masing Majelis Hakim, nantinya ditemani empat hakim anggota, yang dua di antaranya merupakan para hakim adhoc.

Perkara dugaan korupsi dan TPPU Jiwasraya dilimpahkan Kejaksaan Agung (Kejakgung) pada Rabu (20/5) lalu. Dari enam berkas tersangka, lima diantaranya sudah akan diseret ke pengadilan untuk pendakwaan dan penuntutan.

Lima tersangka tersebut yakni Benny Tjokrosaputro, Heru Hidayat, Hendrisman Rahim, Hary Prasetyo, dan Syahmirwan. Sementara, satu berkas tersangka Joko Hartono Tirto belum dilimpahkan ke pengadilan.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejakgung Hari Setiyono mengatakan, berkas Joko Hartono akan dilimpahkan pada awal Juni mendatang.

Kejakgung melakukan penyidikan dugaan korupsi dan TPPU Jiwasraya, sejak Desember 2019. Direktorat Pidana Khusus (Dirpidsus) Kejakgung meyakini adanya kerugian negara dalam pengalihan dana nasabah asuransi JS Saving Plan ke dalam saham dan reksadana. Hal itu membuat Jiwasraya mengalami klaim gagal bayar senilai Rp 13,7 triliun pada 2018.




Berita Terkait
  • Jaksa Agung Minta Masyarakat Awasi Sidang Kasus Jiwasraya
  • Penyidikan Jiwasraya Menyisakan Satu Berkas Tersangka
  • Berkas Perkara Lima Tersangka Kasus Jiwasraya Sudah Lengkap
Berita Lainnya
  • Pakar: Keppres Penetapan Bencana Perlu Jadi Pijakan Pilkada
  • Kasus Jiwasraya Mulai Disidang 3 Juni

Kasus Jiwasraya Mulai Disidang 3 Juni

Kasus Jiwasraya Mulai Disidang 3 Juni

Kasus Jiwasraya Mulai Disidang 3 Juni

Kasus Jiwasraya Mulai Disidang 3 Juni

Kasus Jiwasraya Mulai Disidang 3 Juni

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya