0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kasus Incest di Pasaman, Orangtua Sempat Curiga Perilaku Anaknya

okezone
okezone - Wed, 19 Feb 2020 23:20
Dilihat: 58
Kasus Incest di Pasaman, Orangtua Sempat Curiga Perilaku Anaknya

PASAMAN - Polisi masih terus mengembangkan kasus penemuan jasad bayi laki-laki yang diduga hasil hubungan sedarah alias incest di wilayah Pasaman, Sumatera Barat. Berdasarkan pengakuan tersangka S (18), bayi laki-laki yang dikandungnya dan dibuang itu ialah hasil hubungan terlarang dengan adik kandungnya sendiri yang berusia 13 tahun.

Hubungan tersebut dimulai sekitar pertengahan 2019 silam. Seiring berjalannya waktu, hubungan kakak-adik ini terus berlanjut hingga siswi SMA itu hamil.

Pada 14 Februari 2020 lalu, S tiba-tiba mengeluh sakit perut. Ia merasa seperti hendak buang air besar. Ia pun pergi ke kolam dekat rumahnya. Nyatanya yang keluar adalah sesosok bayi laki-laki.

"Pelaku yang panik mencoba untuk bangkit dan melihat anak tersebut. Diduganya anak yang baru lahir itu sudah meninggal. Lalu, pelaku membuangnya ke parit yang tidak jauh dari lokasi dan ditemukan warga sudah membusuk, Minggu 16 Februari 2020," ungkap Kasat Reskrim Polres Pasaman, AKP Lazuardi, dikutip dari laman Harian Singgalang, Rabu (19/2/2020).

Baca juga: Hubungan Sedarah di Pasaman Tumbalkan Seorang Bayi Tak Berdosa

Lazuardi menjelaskan, sebelum kasus ini terungkap, ibu mereka rupanya sudah curiga atas tindakan kedua anaknya tersebut, terutama terhadap S.

"Ibu pelaku sebelumnya sudah mempertanyakan kejanggalan yang ia lihat atas pelaku S dan adiknya. Namun, keduanya menutupi dan berbohong," ujarnya.

Di sisi lain, S berasal dari keluarga yang serba pas-pasan. Dia tinggal bersama sang ibu dan ketiga adiknya. Kondisi rumahnya pun kata Lazuardi, sangat memprihatinkan.

Baca juga: Anak Hasil Pernikahan Sedarah di Sulsel Akan Dilakukan Pendampingan

"Diduga kuat, pelaku dan adiknya tidak mengetahui akibat atas tindakan mereka. Ini kami simpulkan melihat situasi keluarga mereka yang pra sejahtera. Ditambah, ayah mereka sudah pisah dengan sang ibu sejak 10 tahun silam. Ibu sibuk pula ke sawah atau ladang, pergi pagi pulang sore," jelasnya.


Akibat tindakannya, pelaku dijerat Pasal 80 ayat 3 dan 4, UU Nomor 35 Tahun 2014 juncto UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 341 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sumber: okezone

Kasus Incest di Pasaman, Orangtua Sempat Curiga Perilaku Anaknya

Kasus Incest di Pasaman, Orangtua Sempat Curiga Perilaku Anaknya

Kasus Incest di Pasaman, Orangtua Sempat Curiga Perilaku Anaknya

Kasus Incest di Pasaman, Orangtua Sempat Curiga Perilaku Anaknya

Kasus Incest di Pasaman, Orangtua Sempat Curiga Perilaku Anaknya

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya