0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kapolri Warning Kapolda dan Kapolres yang tidak Atasi Preman

Republika Online
Republika Online - Sat, 12 Jun 2021 00:32
Dilihat: 56
Kapolri Warning Kapolda dan Kapolres yang tidak Atasi Preman

JAKARTA -- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya bergerak cepat menindak tegas aksi premanisme yang menjadi atensi khusus dari Presiden Joko Widodo. Kapolri akan memberikan teguran kepada kapolda dan kapolres, yang belum bertindak atasi premanisme.

"Kalau belum 'action' (bertindak, Red) juga, saya selaku Kapolri yang akan tegur," kata Listyo Sigit dalam keterangan tertulisnya diterima di Jakarta, Jumat (11/6).

Menurut Sigit, penindakan terhadap premanisme juga bagian dari harkamtibmas dalam Program Polri Presisi yang harus ditindaklanjuti oleh seluruh anggota dan jajaran di lapangan. "Semua polda dan Kabareskrim untuk merespons cepat dan ambil langkah-langkah apabila ada pengaduan dari masyarakat terkait gangguan kriminalitas yang dilakukan para preman, pelaku curas dan tukang palak dan peras dan para pelaku kejahatan konvensional lainnya untuk segera diberantas habis," katanya.

Sigit memastikan, dirinya yang bakal langsung melakukan pemantauan kepada seluruh jajarannya terkait pemberantasan pelaku kejahatan atau pun premanisme. "Saya akan ikuti perkembangan di lapangannya apakah sudah dilaksanakan dengan baik atau belum," kata Sigit.

Sigit juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Dumas Presisi dan layanan Hotline 110 apabila menerima perlakuan meresahkan dari oknum-oknum masyarakat. "Untuk membuat rasa aman dan juga tenang bagi masyarakat, sudah ada aplikasi 110 dan Dumas Presisi, apabila ada masyarakat yang mengalami gangguan terkait kamtibmas dan kriminalitas, bisa hubungi nomor tersebut untuk segera bisa direspons anggota di lapangan," kata Sigit.

Tidak hanya itu, jajarannya juga harus merilis hasil penindakannya terhadap aksi premanisme. Tujuannya, untuk membuat efek jera dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo saat berdialog dengan pengemudi kontainer di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (10/6), menelepon Kapolri untuk menindaklanjuti keluhan para sopir terhadap maraknya aksi pungutan liar, dan pemalakan yang dilakukan sekelompok preman.


Berita Terkait
  • Jokowi: Tol Semarang-Demak Multifungsi
  • Presiden Jokowi Apresiasi Bandara JBS Sudah Operasional
  • Polrestro Jakut Periksa 24 Orang Diduga Terkait Pungli
Berita Lainnya
  • Vaksinasi di Dunia Timpang, Indonesia Serukan Kesetaraan
  • Basarnas Temukan Remaja yang Hanyut di Sungai Belawan

Kapolri Warning Kapolda dan Kapolres yang tidak Atasi Preman

Kapolri Warning Kapolda dan Kapolres yang tidak Atasi Preman

Kapolri Warning Kapolda dan Kapolres yang tidak Atasi Preman

Kapolri Warning Kapolda dan Kapolres yang tidak Atasi Preman

Kapolri Warning Kapolda dan Kapolres yang tidak Atasi Preman

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya