0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kantongi Sertifikat, Objek Monkey Forest Belum Dibuka

Nusabali
Nusabali - Fri, 07 Aug 2020 07:43
Dilihat: 35
Kantongi Sertifikat, Objek Monkey Forest Belum Dibuka
Namun pengelola objek wisata ini belum berani membuka untuk umum objek tersebut. Hal itu dikatakan Bendesa Adat Padangtegal Made Gandra, Kamis (6/8) kemarin. "Kami belum berani buka untuk umum. Karena 95 persen wisatawan yang datang sebelumnya adalah wisatawan mancanegara," jelas Bendesa Made Gandra.

Kata dia, bila objek wisata tersebut dipaksakan buka, hal itu sama dengan bunuh diri. Sebab sampai saat ini, kunjungan wisatawan mancanegara belum dibuka di semua negara. "Ini masih menunggu dibukanya kunjungan wisatawan mancanegara, bila itu dibuka, maka objek akan dibuka," jelasnya lagi.

Dijelaskan, wisatawan lokal yang masuk ke objek rata-rata 500 orang per hari dengan harga tiket Rp 40.000. Sedangkan rata-rata wisatawan mancanegara per hari mencapai 5.500 dengan harga tiket Rp 80.000. "Andalan pemasukan dari turis mancanegara, itu sebabnya kami belum buka. Andaikan dipaksakan dibuka, sepertinya pemasukan dengan operasional tidak balance," paparnya.

Walau demikian, pengelola objek tetap mempersiapkan diri dengan membuat video promosi dan mempersiapkan sarana dan fasilitas untuk menghadapi covid 19. Dalam keadaan normal, wisatawan yang berkunjung mencapai 6.000 per hari yang didominasi 95 persen wisatawan mancanegara. "Biasanya wisatawan berkunjung bersama keluarga atau rombongan," ungkapnya. Sedangkan saat pandemi Covid-19, wisatawan yang masuk dibatasi maksimal 2.000 wisatawan yang dengan protokol kesehatan yang ketat.

Objek wisata Monkey Forest sendiri, terbilang luas mencapai 26 hektare. Objek seluas itu digawangi 200 pekerja termasuk pengelola. Untuk memberi operasional sebulan mencapai Rp 120 juta, sebagiannya untuk memberi makan monyet-monyet tersebut. Sedangkan di masa pendemic ini, pekerja dibagi dalam beberapa shif, untuk membersihkan dan memberi makan monyet-monyet disana. "Di pintu masuk sudah kita siapkan video tata cara kunjungan, sedangkan pertengahan Agustus nanti kita coba membuat promosi ke mancanegara, agar wisatawan mempercayai bahwa Monkey Forest layak dikunjungi," ujar Made Gandra. *nvi
Sumber: Nusabali

Kantongi Sertifikat, Objek Monkey Forest Belum Dibuka

Kantongi Sertifikat, Objek Monkey Forest Belum Dibuka

Kantongi Sertifikat, Objek Monkey Forest Belum Dibuka

Kantongi Sertifikat, Objek Monkey Forest Belum Dibuka

Kantongi Sertifikat, Objek Monkey Forest Belum Dibuka

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya