0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kabareskrim Baru Harus Berani Ungkap Dalang Kasus Novel

Republika Online
Republika Online - Sun, 08 Dec 2019 12:21
Dilihat: 24
Kabareskrim Baru Harus Berani Ungkap Dalang Kasus Novel

JAKARTA -- Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) menaruh harapannya kepada Kabareskrim Polri yang baru Irjen Listyo Sigit Prabowo untuk menuntaskan kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan. Ketua WP KPK Yudi Purnomo Harahap meminta keberanian Irjen Listyo untuk mengungkap pelaku dan dalang kasus yang terjadi pada 11 April 2017 tersebut.

"Kabareskrim harus berani mengungkap, siapa pun pelaku dan orang dibelakangnya," ujar Yudi saat dihubungi wartawan, Ahad (8/12).

Menurut Yudi, Polri hingga kini belum mampu mengungkap pelaku maupun motif kasus yang akan menginjak hari ke-1000 itu. Padahal, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Polri segera menuntaskan kasus tersebut dengan tanggal awal Desember 2019 ini.

"Apalagi sudah perintah preiden dan ada deadline juga dari presiden selalu kepala negara dan pemerintahan," ujad Yudi.

Yudi melanjutkan, di matanya, Irjen Listyo adalah sosok yang dikenal reformis dan antikorupsi. Karena itu, WP KPK optimistis dan berharap banyak keberanian Kabareskrim yang sebelumnya pernah menjadi ajudan Presiden Jokowi tersebut.

Menurutnya, dalam waktu dekat, pihaknya juga berencana menemui Listyo yang sebelumnya Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian tersebut. "Secepatnya setelah beliau dilantik, kami akan meminta jadwal waktu untuk bertemu dalam rangka penuntasan kasus bang novel," ujarnya.

Kapolri Jenderal Idham Azis akhirnya menunjuk Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Listyo Sigit Prabowo menjadi Kabareskrim Polri. Hal ini tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/3229/XII/KEP./2019 tanggal 6 Desember 2019.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memberikan waktu kepada Kapolri Jenderal Pol Idham Azis yang baru saja dilantik untuk menyelesaikan kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan hingga Desember 2019.

"Saya sudah sampaikan ke Kapolri baru, saya beri waktu sampai awal Desember," kata Presiden Jokowi dalam acara diskusi mingguan dengan wartawan kepresidenan di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (1/11).

Hal ini setelah tenggat waktu yang diberikan Presiden selama tiga bulan sejak 19 Juli 2019 kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk menyelesaikan kasus tersebut sudah lewat. Waktu tiga bulan itu lebih singkat dari target enam bulan yang disampaikan Kapolri sebagai masa kerja tim teknis yang akan melanjutkan hasil temuan Tim Pencari Fakta (TPF). Namun hingga lewat Oktober 2019, pelaku penyerangan belum terungkap juga.


Berita Terkait
  • Yaqut: Penunjukan Kabareskrim Baru Sudah Tepat
  • Listyo Prabowo, Kabareskrim yang Pernah Jadi Ajudan Jokowi
  • Aset Kabupaten di Kota Bekasi Jadi Prioritas Penataan
Berita Lainnya
  • Klopp Sanjung Penampilan Pemain Pelapis Liverpool
  • Instagram Perketat Pendaftaran dengan Tanggal Lahir

Kabareskrim Baru Harus Berani Ungkap Dalang Kasus Novel

Kabareskrim Baru Harus Berani Ungkap Dalang Kasus Novel

Kabareskrim Baru Harus Berani Ungkap Dalang Kasus Novel

Kabareskrim Baru Harus Berani Ungkap Dalang Kasus Novel

Kabareskrim Baru Harus Berani Ungkap Dalang Kasus Novel

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya