0
Thumbs Up
Thumbs Down

JK dan Loyalisnya Tak Masuk Pengurus DPP Golkar, Hati-Hati Airlangga

wartaekonomi
wartaekonomi - Mon, 20 Jan 2020 06:40
Dilihat: 20
Jakarta

Pengamat politik dari Charta Politika Muslimin mengingatkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto harus mampu mengelola potensi konflik yang muncul pascapenyusunan kepengurusan di partai yang dipimpinnya.

"Airlangga kan terpilih secara aklamasi dalam munas (musyawarah nasional), artinya tidak ada yang kalah dalam munas kemarin," katanya saat dihubungi dari Jakarta, Minggu.

Baca Juga: Takut Partai Jadi Tunggangan Politik, Kader Golkar: Jangan, Jangan Sampai Ada. . . .

Dalam menyusun kepengurusannya, menurut Muslimin, Airlangga seharusnya kuat dan mendapatkan legitimasi karena didukung oleh semua elite Golkar pada Munas ke-10, Desember 2019. Menurut dia, dukungan barisan elite Golkar kepada Airlangga itu pada munas bukanlah dukungan kosong, dan tentu yang diharapkan mereka masuk kepengurusan.

Namun, Muslimin menilai, susunan kepengurusan Golkar tidak mungkin memuaskan semua pihak, sebab jumlah kader Golkar cukup banyak mencapai ribuan orang.

"Yang dikhawatirkan dalam setiap kepengurusan kan, jika ada pihak-pihak yang merasa mendukung, tetapi tidak terakomodasi," kata Direktur Riset Charta Politika itu.

Ia menyebutkan politisi senior Golkar, seperti Aburizal Bakrie, Agung Laksono, Akbar Tanjung, dan Luhut Binsar Panjaitan, dan loyalis Setya Novanto sudah terakomodasi dalam kepengurusan.

Namun, kata dia, masih ada beberapa tokoh lain, seperti Jusuf Kalla dan beberapa elite lainnya, seperti Ridwan Hisjam, Syamsul Bachri, Ibnu Munzir, Hamka B Kadi dan Supriansyah yang tak masuk kepengurusan.

Ditanya soal reaksi pendukung Bamsoet pada Munas Golkar X, yang tergabung dalam tim 9 yang minta Airlangga merombak kepengurusan, Muslimin mengatakan jika kepengurusan belum disahkan secara resmi bisa saja dilakukan. Oleh karena itu, kata dia, Airlangga harus mampu mengakomodasi semua kepentingan dan mengelola secara baik potensi konflik yang akan muncul.

"Airlangga harus betul-betul piawai dalam me-'manage' agar bisa mengakomodasi banyak orang. Bagaimana dia mampu menangani konflik-konflik yang ada. Ya, di situlah seninya," katanya.

Penulis: Redaksi

Editor: Ferry Hidayat


Foto: Wahyu Putro A

Sumber: wartaekonomi

JK dan Loyalisnya Tak Masuk Pengurus DPP Golkar, Hati-Hati Airlangga

JK dan Loyalisnya Tak Masuk Pengurus DPP Golkar, Hati-Hati Airlangga

JK dan Loyalisnya Tak Masuk Pengurus DPP Golkar, Hati-Hati Airlangga

JK dan Loyalisnya Tak Masuk Pengurus DPP Golkar, Hati-Hati Airlangga

JK dan Loyalisnya Tak Masuk Pengurus DPP Golkar, Hati-Hati Airlangga

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya