0
Thumbs Up
Thumbs Down

Jepang Mempromosikan Relokasi di Luar Tokyo Tanpa Berganti Pekerjaan

Japanese STATION
Japanese STATION - Thu, 06 May 2021 04:00
Dilihat: 132

Tidak dapat dipungkiri bahwa Tokyo adalah pusat ibukota Jepang yang memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak. Sayangnya, hal ini dapat menyebabkan jumlah penduduk yang tidak merata.

Namun, kini pemerintah Jepang punya solusinya.

Dilansir dari The Japan Times, pemerintah bergerak untuk mendorong orang untuk pindah ke daerah berpenduduk sedikit sambil terus bekerja untuk perusahaan yang berbasis di wilayah metropolitan Tokyo.

Pemandangan Tokyo, Jepang dari langit (tsunagulocal.com)

Dengan memanfaatkan penyebaran teleworking di tengah pandemi COVID-19, pemerintah bertujuan mengurangi jumlah penduduk di kawasan Tokyo.

"Teleworking akan membantu orang pindah ke bagian lain negara itu", ujar Hiroya Masuda, presiden dan CEO Japan Post Holdings Co., yang mengepalai panel penasehat pemerintah.

“Kebutuhan untuk berganti pekerjaan telah menjadi hambatan terbesar dalam mempromosikan migrasi ke daerah pedalaman,” kata Masuda, yang panelnya pada bulan April mengusulkan langkah-langkah untuk mempromosikan teleworking di wilayah regional.

Ilustrasi bekerja (pakutaso.com)

Survei Kantor Kabinet yang dilakukan pada bulan Desember menunjukkan bahwa 46% responden yang tertarik untuk pindah ke wilayah regional mengungkapkan kekhawatiran tentang pekerjaan dan pendapatan. Minat untuk pindah telah tumbuh karena meningkatnya kasus COVID-19 di wilayah metropolitan.

Sementara itu, dalam beberapa bulan terakhir, arus keluar penduduk Tokyo cukup banyak terjadi. Pemerintah melihat tren ini sebagai peluang untuk mendorong orang agar semakin menjauh dari kawasan Tokyo. Ia menyisihkan ¥ 10 miliar untuk program subsidi bagi pemerintah kota yang akan digunakan untuk membantu perusahaan mendirikan kantor satelit di daerah yang jauh dari ibu kota.

Pemerintah juga berencana untuk membuat one-stop web portal untuk kota, perusahaan, dan orang-orang yang mempertimbangkan untuk pindah. Ini juga bertujuan untuk menetapkan sistem penghargaan pada tahun fiskal 2021, yang berakhir pada Maret tahun depan, untuk perusahaan yang mempromosikan teleworking.


“Migrasi tanpa berpindah pekerjaan adalah ide baru yang memungkinkan orang untuk melanjutkan pekerjaan yang mereka miliki di Tokyo sambil tinggal di daerah regional,” kata seorang petugas Kantor Kabinet. "Kami akan bekerja untuk memberikan dorongan" pada gerakan tersebut, petugas itu menambahkan.

Jepang Mempromosikan Relokasi di Luar Tokyo Tanpa Berganti Pekerjaan

Jepang Mempromosikan Relokasi di Luar Tokyo Tanpa Berganti Pekerjaan

Jepang Mempromosikan Relokasi di Luar Tokyo Tanpa Berganti Pekerjaan

Jepang Mempromosikan Relokasi di Luar Tokyo Tanpa Berganti Pekerjaan

Jepang Mempromosikan Relokasi di Luar Tokyo Tanpa Berganti Pekerjaan

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya