0
Thumbs Up
Thumbs Down

Jelang Pilkada, Pemkab Jembrana Tetap Gelar Lomba Ogoh-ogoh

Nusabali
Nusabali - Mon, 17 Feb 2020 13:16
Dilihat: 47
Jelang Pilkada, Pemkab Jembrana Tetap Gelar Lomba Ogoh-ogohNEGARA,
Dalam upaya mengantisipasi adanya gesekan berkenaan Hari Raya Nyepi jelang pilkada, Pemkab Jembrana meminta agar jajaran bendesa adat untuk mengontrol pembuatan ogoh-ogoh di wilayahnya, untuk memastikan tidak ada ogoh-ogoh yang bernuansa politik.

Kepala Dinas Parbud Jembrana I Nengah Alit, mengatakan lomba ogoh-ogoh tetap akan digelar tahun ini, seperti tahun-tahun sebelumnya. Untuk lomba tahun ini, pemkab juga kembali memberikan bantuan senilai Rp 1 juta kepada masing-masing ST yang berjumlah 285 ST se-Kabupaten Jembrana.

"Kami tetap gelar lomba tanpa melihat pilkada, karena tujuannya bukan politik. Tetapi melestarikan adat, budaya, dan menumbuhkan kreasi anak-anak muda. Sama seperti tahun lalu (2019). Walaupun ada pileg (pemilihan legislatif), tetap kami adakan lomba," ujarnya, Minggu (16/2).

Menurut Alit, lomba ogoh-ogoh tetap akan digelar karena dipastikan tidak ada kaitannya dengan politik. Serangkaian lomba ini, panitia menentukan berbagai kriteria ogoh-ogoh yang akan dibuat peserta lomba. Terutama wajib menggunakan bahan ramah lingkungan dengan menggambarkan perwujudan bhuta kala, dan berbagai kriteria teknis lainnya.

Dalam lomba nanti, kata Alit, akan dipilih 3 ogoh-ogoh terbaik per kecamatan yang nantinya akan dilombakan di Catus Pata Kabupaten Jembrana, di simpang empat Surapati, Jalan Sudirman, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, saat pangerupukan, Selasa (24/3). Meski yang dipilih hanya 3 ogoh-ogoh terbaik di masing-masing kecamatan, untuk pembuatan ogoh-ogoh di masing-masing ST ataupun kelompok di luar ST di masing-masing desa, dipastikan tetap akan dikontrol untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Walaupun tidak ikut sebagai peserta yang maju ke lomba tingkat kabupaten, yang lain juga kami harap tetap mengikuti pakem. Jangan sampai ada yang berbau politik ataupun menyinggung SARA (suku, ras, agama, dan antargolongan). Untuk itu, kami juga sudah selalu ingatkan ke masing-masing desa, melalui perbekel/lurah maupun bendesa agar mengawasi pembuatan ogoh-ogoh di wilayahnya. Jangan sampai ada potensi gesekan dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi nanti," ujarnya. *ode
Sumber: Nusabali

Jelang Pilkada, Pemkab Jembrana Tetap Gelar Lomba Ogoh-ogoh

Jelang Pilkada, Pemkab Jembrana Tetap Gelar Lomba Ogoh-ogoh

Jelang Pilkada, Pemkab Jembrana Tetap Gelar Lomba Ogoh-ogoh

Jelang Pilkada, Pemkab Jembrana Tetap Gelar Lomba Ogoh-ogoh

Jelang Pilkada, Pemkab Jembrana Tetap Gelar Lomba Ogoh-ogoh

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya