0
Thumbs Up
Thumbs Down

Jejak Islam di Makedonia Utara

Republika Online
Republika Online - Tue, 25 Jun 2019 12:00
Dilihat: 28
Jejak Islam di Makedonia Utara

JAKARTA -- Republik Makedonia Utara termasuk salah satu negara dengan populasi pemeluk agama Islam terbesar di Benua Eropa. Menurut data yang dirilis Pew Research Center pada 2016, jumlah Muslim di Makedonia saat ini diperkirakan mencapai 808 ribu jiwa lebih atau sekira 39,3 persen dari total penduduk negeri itu. Dengan de mikian, Islam adalah agama terbesar kedua di Makedonia setelah Kristen Ortodoks.

Kaum Muslimin yang hidup di Makedonia Utara umumnya berasal dari latar belakang suku dan budaya yang berbeda. Beberapa di antaranya adalah Albania, Turki, Romani, Bosnia, dan Makedonia asli. Komunitas Albania merupakan etnis Muslim paling dominan di Makedonia yang jumlahnya mencapai 500 ribu jiwa lebih. Sebagian besar dari mereka tinggal di Wilayah Polog dan kawasan barat negara itu.

Sementara, etnis Makedonia asli yang memeluk agama Islam diperkirakan berki sar antara 40 ribu-100 ribu jiwa. "Mereka umumnya adalah keturunan masyarakat Kristen Ortodoks yang masuk Islam sejak berabad-abad yang lampau ketika Kesul tanan Turki Ottoman menguasai Balkan," ung kap peneliti asal Turki, Ya ar Kalafat, da lam laporannya berjudul "Popular Beliefs Among the Macedonian Turks: Turkmens, Torbeshes, Turkbashis, Chenkeris, and Yrks".

Berdasarkan catatan sejarah, persentase populasi Muslim Makedonia sempat menyusut dari 36,76 persen pada 1904 menjadi 24,05 persen pada 1961. Tapi, sejak 1971, angka tersebut kembali meningkat, sehingga jumlah Muslim di negara itu kini mencapai 39,3 persen. Tidak hanya itu, masih menurut Pew Research Center, Islam bahkan diproyeksikan bakal menjadi agama mayoritas di Makedonia pada 2050.

"Dalam 35 tahun mendatang, persentase umat Muslim di Makedonia diperkirakan akan mencapai 56,2 persen, menggeser posisi umat Kristen yang menjadi kelompok mayoritas saat ini," ungkap Pew Research Center dalam laporannya The Future of World Religions: Population Growth Projec tions, 2010-2050.

Seperti halnya kaum Muslim di negaranegara Eropa lainnya, tantangan utama yang dihadapi umat Islam di Makedonia dalam beberapa waktu ke depan tampaknya bakal terkonsentrasi pada isu anti-Islam atau Islamofobia.

"Apalagi, kelompok anti-Islam sekarang ini tak henti-hentinya berupaya mencemarkan nama baik Islam dan melawan kehadiran kaum Muslimin melalui tekanan politik, budaya, dan pemberitaan media," tulis Ferid Muhic dalam laporannya, "Muslims of Macedonia: Identity Challenges and an Uncertain Future".

Dia mengingatkan, beberapa kelompok ekstremis sayap kanan dan kalangan politisi berhaluan neofasis telah meluncurkan kampanye di sejumlah negara Eropa Barat untuk mendorong ketakutan masyarakat terhadap Islam. Di antara mereka terdapat Marie Le Pen (pemimpin sayap kanan di Prancis), Joerg Haider (Austria), dan Geert Wilders (Belanda). "Tokohtokoh itu selalu meng gam barkan Islam dan Muslim sebagai an caman terhadap perdamaian dan stabilitas Eropa," imbuh Muhic.

Menurut dia, kampanye anti-Islam yang dilancarkan oleh kaum ekstremis tersebut secara konsisten bakal menempatkan masa depan umat Islam Makedonia di bawah te kanan. Kekhawatiran Muhic tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, sejumlah tokoh politik terkemuka di dalam tubuh pemerintahan Makedonia kini juga mulai melancarkan kampanye yang menjelek-jelekkan Islam.

Tidak hanya itu, masalah diskiriminasi juga menjadi realitas yang harus dihadapi umat Islam Makedonia hari ini. Hal itu tercermin pada tingkat partisipasi mereka di bidang pendidikan, ekonomi, dan politik. Semua studi penelitian dan data statistik membuktikan bahwa masyarakat Muslim Makedonia berada di level paling bawah di bidang pendidikan. Umat Islam di negeri itu juga tercatat sebagai kelompok yang termiskin dari segi sosial.


Berita Terkait
  • Diskriminasi adalah Masalah Serius Muslim Makedonia
  • Pasang Surut Dakwah Islam di Makedonia
  • Tahun 2050, Islam Bakal Jadi Agama Mayoritas di Makedonia
Berita Lainnya
  • Restorasi Masjid Tua di Turki Berumur 7 Ratus Tahun Rampung
  • Hormati MU, Lukaku tak Memaksa Minta Dijual ke Inter

Jejak Islam di Makedonia Utara

Jejak Islam di Makedonia Utara

Jejak Islam di Makedonia Utara

Jejak Islam di Makedonia Utara

Jejak Islam di Makedonia Utara

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya