0
Thumbs Up
Thumbs Down

Isu Ibu Kota Negara (IKN) Mulai Respon Kenaikan BPHTB

Rumah
Rumah - Tue, 29 Oct 2019 12:34
Dilihat: 121
Isu Ibu Kota Negara (IKN) Mulai Respon Kenaikan BPHTB

-Pada tahun ini, pemerintah kota (Pemkot) Balikpapan mengalami peningkatan penerimaan pajak daerah. Adanya peningkatan terjadi berkat isu pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) yang baru di wilayah ini.

Kota Balikpapan memang mengalami peningkatan perolehan pajak daerah. Hal ini sejalan dengan peningkatan setoran Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Menurut Sekretaris Badan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan Haemusri Umar, isu pemindahan ibu kota negara cukup berdampak positif terhadap pajak pendapatan di kota Balikpapan.

"Beberapa alasan yang bisa mendongkrak realisasi pajak itu, pertama memang karena isu IKN sehingga ada pemilik tanah menjadikan bangunan, peralihan pemilik, peningkatan status tanah, dan lain-lain. Itu yang mempengaruhi kenaikan (penerimaan) BPHTB," katanya.

Pengajuan hak atas tanah dan bangunan lebih banyak terjadi di timur dan utara wilayah Balikpapan. Ini karena masih banyaknya lokasi dan lahan kosong.

Selain itu, tahun ini tercatat ada sejumlah proyek yang mengalami pemindahan kepemilikan. Beberapa di antaranya, seperti take over Hotel Aston dengan nilai BPHTB mencapai Rp12,4 miliar dan Pertamina dengan nilai peralihannya mencapai Rp19,8 miliar.

Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mematok pendapatan dari BPHTB senilai Rp95 miliar. Adapun hingga lebih dari pertengahan Oktober, perolehan BPHTB telah mencapai 107% dari target. Total perolehan pun sudah mencapai Rp102 miliar.

Target pendapatan pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBDP) Perubahan 2019 senilai Rp501 miliar. Namun, realisasi 11 pajak daerah baru mencapai Rp468 miliar. Artinya, masih ada selisih senilai Rp33 miliar.

"Kami yakin dalam sisa dua bulan target akan tercapai karena upaya mendongkrak realisasi pajak daerah terus diupayakan,"ungkapnya.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah BPPDRD, tahun ini penerimaan BPHTB dalam sebulan bisa mencapai Rp7 miliar. Jumlah itu naik cukup besar dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp4 miliar-Rp 5 miliar.

Tahun ini, realisasi penerimaan pajak didongkrak dari Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB). Kemudian, diikuti oleh pajak hotel, pajak restoran, dan pajak hiburan.

"Kita ketahui Balikpapan sebagai Kota MICE (Meeting Incentive Convention dan Exhibition). Isu IKN dan tahun politik, banyak pertemuan di Balikpapan, dan ini mendorong pajak di sektor tersebut,"imbuhnya.


Realisasi pajak hotel mencapai Rp37 miliar atau 88,54 persen dari target Rp41,9 miliar. Pajak restoran berhasil menghimpun Rp82,9 miliar atau 92 persen dari target Rp89,5 miliar. Diikuti pajak hiburan tercapai Rp21,5 miliar atau 89,74 persen dari target Rp24 miliar. Secara keseluruhan Pemkot Balikpapan telah berhasil mencapai 83,33 persen lebih dari target penerimaan.

Sumber: Rumah

Isu Ibu Kota Negara (IKN) Mulai Respon Kenaikan BPHTB

Isu Ibu Kota Negara (IKN) Mulai Respon Kenaikan BPHTB

Isu Ibu Kota Negara (IKN) Mulai Respon Kenaikan BPHTB

Isu Ibu Kota Negara (IKN) Mulai Respon Kenaikan BPHTB

Isu Ibu Kota Negara (IKN) Mulai Respon Kenaikan BPHTB

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya