0
Thumbs Up
Thumbs Down

Israel Lakukan Serangan Udara ke Kompleks Bersenjata Hamas

okezone
okezone - Wed, 16 Jun 2021 07:32
Dilihat: 54
Israel Lakukan Serangan Udara ke Kompleks Bersenjata Hamas

ISRAEL - Israel melakukan serangan udara di Jalur Gaza pada Rabu (16/6), yang pertama sejak gencatan senjata, sebagai tanggapan atas balon pembakar yang diluncurkan dari wilayah Palestina. Pemadam kebakaran Israel melaporkan balon itu menyebabkan 20 kebakaran di lapangan terbuka di komunitas dekat perbatasan Gaza.

Militer Israel mengatakan pesawatnya menyerang kompleks bersenjata Hamas di Kota Gaza dan kota selatan Khan Younis. BBC melaporkan bahwa tidak ada warga Gaza yang terluka menurut media yang berafiliasi dengan Hamas.

Gejolak itu menyusul pawai yang dilakukan beberapa ribu ultra-nasionalis Israel yang mengibarkan bendera meskipun menduduki Yerusalem Timur pada Selasa (15/6) malam. Situasi ini memberikan Perdana Menteri baru Naftali Bennett tantangan diplomatik dan keamanan pertamanya serta menguji gencatan senjata rapuh yang dicapai sebulan lalu antara Israel dan Hamas.

Para pengunjuk rasa berhenti terlebih dahulu di Gerbang Damaskus tetapi dilarang menggunakannya untuk memasuki Kawasan Muslim Kota Tua. Pertemuan yang riuh itu melihat para nasionalis, kebanyakan pemuda, menari sambil meneriakkan "Matilah orang-orang Arab" dan "Semoga rumahmu terbakar," nyanyian anti-Arab lainnya. Beberapa anggota sayap kanan Knesset, parlemen Israel, menerobos kerumunan untuk menunjukkan dukungan.

(Baca juga: Kaum Muda China Muak Kejar Sukses, Pilih 'Rebahan' Akibat Persaingan Ketat Sejak Lahir)

Pesan kebencian ini dikutuk oleh Yair Lapid, pemimpin sentris Yesh Atid, partai terbesar dalam koalisi pemerintahan yang menggulingkan Benjamin Netanyahu sebagai perdana menteri pada Minggu (13/6).

"Tidak terbayangkan bagaimana seseorang dapat memegang bendera Israel di satu tangan dan meneriakkan 'Matilah orang Arab' pada saat yang sama," katanya dalam sebuah tweet.

"Ini bukan Yudaisme atau Israel. Orang-orang ini adalah aib bagi orang-orang Israel," cuitnya.

Pawai itu diketahui lebih kecil dan lebih damai daripada yang terjadi pada 10 Mei, ketika para ultranasionalis dialihkan dari Gerbang Damaskus pada menit terakhir di tengah bentrokan dengan warga Palestina yang menyebar ke kompleks Masjid Al-Aqsa. Kala itu, Hamas, kekuatan politik dan milisi di Gaza yang menganggap dirinya sebagai pelindung Yerusalem dan tempat-tempat suci Muslim, melepaskan tembakan rudal ke Israel dan memicu perang 11 hari yang menewaskan 263 warga Palestina dan 13 warga Israel.

(Baca juga: Paus: Dunia Ciptakan 'Utang Ekologis')


Namun, pawai bendera ini menjadi 'kantong kekerasan'. The Times of Israel melaporkan bahwa 27 warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan polisi di jalan-jalan di luar Gerbang Damaskus, dengan polisi menembakkan peluru karet ke beberapa pengunjuk rasa. Tujuh belas orang ditangkap. Beberapa jalan tertutup puing-puing setelah bentrokan, dan api berkobar di beberapa tempat sampah di pinggir jalan.

Sumber: okezone

Israel Lakukan Serangan Udara ke Kompleks Bersenjata Hamas

Israel Lakukan Serangan Udara ke Kompleks Bersenjata Hamas

Israel Lakukan Serangan Udara ke Kompleks Bersenjata Hamas

Israel Lakukan Serangan Udara ke Kompleks Bersenjata Hamas

Israel Lakukan Serangan Udara ke Kompleks Bersenjata Hamas

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya