0
Thumbs Up
Thumbs Down

Iran dan Inggris Semakin Tegang

inilahcom
inilahcom - Fri, 12 Jul 2019 06:45
Dilihat: 48
Iran dan Inggris Semakin Tegang

Jakarta--Perseteruan Iran dan Inggris semakin menegangkan menyusul laporan kapal-kapal bersenjata Iran berusaha menghalangi kapal tanker minyak Inggris di Selat Horzmuz.

Sejumlah laporan media mengutip para pejabat AS mengatakan kapal tanker itu diminta berhenti di wilayah perairan di dekat Iran, namun kapal-kapal itu kemudian mundur setelah ada peringatan dari kapal perang Inggris.

Iran telah mengancam akan melakukan pembalasan atas penyitaan salah satu kapal tankernya di dekat Gibraltar pada pekan lalu.

Menurut laporan itu, lima kapal yang diyakini milik Garda Revolusi Iran itu mendekati kapal tanker British Heritage ketika sedang meninggalkan kawasan Teluk.

Pekan lalu, pasukan Angkatan Laut Inggris membantu pihak berwenang di Gibraltar merampas kapal tanker minyak Iran karena ada terbukti kapal itu tengah menuju Suriah, sehingga melanggar rangkaian sanksi Uni Eropa.

Sebagai tanggapan, seorang pejabat Iran mengatakan kapal tanker minyak Inggris harus disita jika kapalnya yang ditahan tidak dikembalikan.

Iran juga telah memanggil Duta Besar Inggris di Teheran untuk menyampaikan ketidaksetujuan atas aksi marinir Inggris yang disebut melakukan "pembajakan" kapal tanker Iran.

Rabu lalu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengejek Inggris, dengan menyebutnya "takut" dan "putus asa" karena menggunakan kapal perangnya untuk mengawal kapal tankernya di Teluk.

Kapal perang Inggris HMS Monrose mengawal kapal tanker Inggris, Pacific Voyager dalam perjalanan melalui Selat Hormuz, tetapi tidak terjadi insiden.

Pertikaian terakhir ini terjadi pada saat meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran.

Pemerintahan Trump - yang telah menarik diri dari perjanjian internasional tentang program nuklir Teheran - telah memperkuat sanksi sanksi terhadap Iran.

Sekutu-sekutu terdekatnya di Eropa, termasuk Inggris, belum mengikuti langkah Trump.

Walaupun begitu, hubungan antara Inggris dan Iran juga menjadi semakin tegang, setelah Inggris mengatakan rezim Iran "hampir pasti" bertanggung jawab atas serangan terhadap dua kapal tanker minyak pada bulan Juni.

Inggris juga telah menekan Iran untuk membebaskan warga negara Inggris kelahiran Iran, Nazanin Zaghari-Ratcliffe yang dipenjara selama lima tahun pada 2016 setelah dinyatakan bersalah karena melakukan kegiatan mata-mata, yang berulangkali dia bantah. [bbc/lat]

Sumber: inilahcom

Iran dan Inggris Semakin Tegang

Iran dan Inggris Semakin Tegang

Iran dan Inggris Semakin Tegang

Iran dan Inggris Semakin Tegang

Iran dan Inggris Semakin Tegang

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya