0
Thumbs Up
Thumbs Down

Insan Olahraga Indonesia Mengenang Jejak Emas Habibie

Antvklik
Antvklik - Thu, 12 Sep 2019 04:13
Dilihat: 31
Insan Olahraga Indonesia Mengenang Jejak Emas HabibiePresiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie dikenal sebagai sosok ahli di bidang teknologi pesawat terbang. Namun siapa sangka, jika Habibie juga meninggalkan banyak jejak dan kesan pada insan dan dunia olahraga di Indonesia.

Mantan pemain Timnas Sepakbola Indonesia, Aji Santoso masih menyimpan kenangan jelang Sea Games 1999 yang berlangsung di di Brune Darussalam, 7-15 Agustus 1999.

"Pak Habibie, menerima rombongan atlet, dan melepas kontingen sebelum berangkat Brunei. Pesan beliau saat itu, Kalian adalah pahlawan-pahlawan bangsa di bidang olahraga. Kumandangkan lagu Indonesia Raya di negara orang, jaga marwah Bangsa Indonesia dan lambang Garuda kita," ujar Aji mengenang.

Waktu itu kata Aji, Preside Habibie berharap sepakbola bisa merebut medali emas, namun langkah Timnas Sepakbola dihentikan Vietnam di babak semifinal setelah kalah 0-1. akhirnya pulang membawa medali perunggu, setelah mengalahkan Singapura 4-2 dalam adu penalti.

Aji Santoso yang kini menjadi pelatih PSIM Yogjakarta mengenang Habibie sebagai sosok yang jenius, santun, dan bijaksana. Tutur katanya mampu menggelorakan semangat para atlet. "Semoga beliau husnul khotimah, salah satu putra terbaik Bangsa Indonesia," ucap mantan pemain Persebaya dan Arema ini.

Sejumlah lembaga olahraga hingga klub sepak bola di Indonesia ikut berkabung dengan meninggalnya Bapak Teknologi Indonesia itu. PSM Makassar menjadi salah satu yang berduka dengan kepergian BJ Habibie. PSM merupakan klub kebanggaan warga Sulawesi Selatan. BJ Habibie merupakan putra asli Sulawesi Selatan. Beliau lahir di Parepare, 25 Juni 1936. Dalam akun Twitter resminya PSM mengucapkan terima kasih atas jasa-jasa BJ Habibie.

https://twitter.com/adijoaQuin/status/1171800076097769472

Selain sepak bola, badminton Indonesia juga mengucapkan belasungkawa. Seperti PSM, PP PBSI juga mengutarakan kesedihannya lewat Twitter.

"Selamat jalan pak, jasamu kan abadi," tulis PBSI.

https://twitter.com/genturtama/status/1171793810306691073

Pelatih Timnas Sepakbola Sea Games, Indra Sjafri juga punya kenangan spesial dengan sosoj BJ Habibie. "Salah seorang cucunya adalah pemain sepakbola. Saat itu hendak Trial ke Portugal, kemudian ikut seleksi Timnas U-19 yang saya tangani," ujar Indra Sjafri, pelatih yang pernah sukses membawa Timnas U-19 dan U-23 menjuarai Piala AFF tersebut.

Habibie dimata Indra adalah sosok yang suka sepakbola, karena ayahnya ternyata juga seorang pemain sepakbola. "Beliau ingin cucunya, Muhammad Rafid bisa meneruskan cita-cita, kakeknya. Beliau juga tahu betapa populer dan strategisnya cabang olahraga ini, maka teruslah membina dan mengembangkan sepakbola untuk membawa harum nama bangsa," ujar Indra mengenang.

Pelatih Timnas Sea Games 2019, Indra Sjafri berpose bersama Habibie, dan Muhammad Rafid, cucu Habibie yang pernah ikut seleksi pembentukan Timnas U-19.[/caption]

Pelatih Timnas Indonesia U-19 Fakhri Husaini, juga mengucapkan ungkapan bela sungkawa pada salah satu tokoh yang dikaguminya itu.

https://www.instagram.com/p/B2RYnYWjzzZ/?utm_source=ig_web_button_share_sheet

Nama BJ Habibie pernah diabadikan menjadi sebuah turnamen sepak bola antarklub bernama Habibie Cup yang lahir di Sulawesi pada 1990. Habibie Cup pertama kali dicetuskan oleh Mirdin Kasim yang saat itu menjabat sebagai Wali Kota Parepare, dan HM Alwi Hamu. Tahun pertama turnamen ini digelar hanya diikuti oleh 6 tim yang berasal dari wilayah Ajatappereng dan sekitarnya. Keenam klub tersebut meliputi Persipare Parepare, Perspin Pinrang, Enrekang, Tana Toraja, Barru, dan PSM Makassar.

Klub peserta dibagi ke dalam dua grup dengan sistem gugur pada babak penyisihan, kemudian langsung semifinal dan final. Turnamen hanya berlangsung selama 7 hari plus 2 hari. Habibie Cup terakhir kali bergulir pada 2015 Pada edisi terakhir, Persipare Parepare menjadi juara dalam tunrnamen yang digelar di Stadion Gelora Mandiri, Parepare, dan berhak menerima uang tunai Rp100 juta. Selain sepak bola, nama BJ Habibie terabadikan dalam turnamen catur bertajuk Piala Habibie yang digelar pada 1991 dan 1993.

Tiga grandmaster (GM) Indonesia saat itu ikut ambil bagian dalam turnamen Piala Habibie I. Utut Adianto, Ardiansyah, dan Herman Suriadiredja, ikut bertanding pada turnamen catur Piala Habibie I yang berlangsung di wisma catur F Sumantri, Tanah Abang, Jakarta, 2-18 Oktober 1991. Pada edisi pertama, Master Nasional (MN), Monang Sinulingga tampil sebagai juara. Sementara GM Utut Adianto berada di tempat kedua dengan nilai 9 MP. Turnamen Piala Habibie II digelar pada 2013. Tiga GM, Utut Adianto, Ardiansyah, dan M Edhi Handoko, ikut serta dalam turnamen tersebut.

Selamat Jalan Pak Habibie..

Sumber: Antvklik

Insan Olahraga Indonesia Mengenang Jejak Emas Habibie

Insan Olahraga Indonesia Mengenang Jejak Emas Habibie

Insan Olahraga Indonesia Mengenang Jejak Emas Habibie

Insan Olahraga Indonesia Mengenang Jejak Emas Habibie

Insan Olahraga Indonesia Mengenang Jejak Emas Habibie

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya